Penampilan Van Dijk Dapat Kritik Tajam dari Rooney, Sikap Malasnya Disebut Bikin Liverpool Kebobolan
Wayne Rooney menilai Virgil van Dijk kurang berusaha saat PSG mencetak gol ke gawang Liverpool.
Wayne Rooney memberikan kritik yang tajam terhadap bek Liverpool, Virgil van Dijk, dengan menilai bahwa dia "malas" setelah timnya kebobolan dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan Liga Champions. Setelah meraih kemenangan 1-0 di leg pertama di Paris pekan lalu, Liverpool harus menghadapi kenyataan pahit tertinggal lebih dulu di Anfield pada leg kedua babak 16 besar yang berlangsung pada Kamis dini hari WIB (12-3-2025).
PSG hanya membutuhkan waktu 12 menit untuk mencetak gol, dengan Ousmane Dembele menjadi pencetak gol pertama. Serangan tersebut dimulai oleh Dembele yang mengirimkan bola ke sisi sayap untuk Bradley Barcola, kemudian dia langsung berlari ke dalam kotak penalti untuk menerima umpan balik. Meskipun dihadang oleh Dominik Szoboszlai dan Ibrahima Konate, serta Alisson yang berusaha menutup ruang, Dembele tetap berhasil mencetak gol dari jarak dekat, membawa PSG unggul lebih awal dalam pertandingan.
Rooney Lontarkan Kritik
Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap perilaku Van Dijk dalam situasi tersebut. Ia menilai bahwa kapten Liverpool itu kurang waspada dalam mengantisipasi ancaman sebelum gol terjadi. Dalam siaran Amazon Prime saat jeda babak pertama, Rooney menyatakan: "Gol ini, dari sudut pandang Liverpool, salah dalam banyak hal. Van Dijk malas. Dia hanya berjalan dan membiarkan celah besar untuk Dembele," tudingnya.
"Yang perlu dia lakukan hanyalah bergerak menutup ruang. Dembele punya banyak ruang dan bisa mengirim bola ke sayap. Konate tidak merespons dengan cepat, dan akhirnya Dembele mendapat tap-inl," imbuhnya.
Rooney menekankan bahwa tindakan Van Dijk sangat berpengaruh pada hasil akhir pertandingan. Menurutnya, jika Van Dijk lebih proaktif, mungkin situasi tersebut bisa dihindari. Ia mencatat bahwa Dembele tidak seharusnya memiliki banyak ruang untuk bergerak, dan ketidakresponsifan Konate juga menjadi faktor yang memperburuk keadaan. Dengan kata lain, kesalahan dalam pertahanan Liverpool menjadi kunci bagi terciptanya gol lawan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi dan koordinasi di antara pemain dalam menjaga pertahanan tim.
Kurangnya Komunikasi
Selain Rooney, mantan penyerang Liverpool, Daniel Sturridge, juga mengungkapkan pendapatnya mengenai gol yang dicetak oleh PSG. Ia menekankan bahwa kurangnya komunikasi di pertahanan The Reds menjadi faktor yang memudahkan lawan untuk mencetak gol. Sturridge memberikan pujian kepada Dembele yang tetap fokus dalam situasi tersebut.
"Dalam momen seperti ini, komunikasi sangat penting. Virgil, Konate, Szoboszlai---mereka harus lebih waspada. Salut untuk Dembele karena tetap fokus dan mengikuti peluang. Dia berada di posisi yang tepat untuk mencetak gol, tetapi Liverpool pasti sangat kecewa," katanya.
Pendapat Sturridge menunjukkan betapa vitalnya komunikasi antar pemain dalam sebuah tim sepak bola. Ketika pertahanan tidak terorganisir, peluang bagi lawan untuk mencetak gol akan semakin terbuka. Sturridge menyoroti pentingnya kewaspadaan dari para pemain belakang seperti Virgil dan Konate. Dengan demikian, mereka dapat mencegah situasi berbahaya yang dapat merugikan tim. Selain itu, Sturridge juga menekankan kemampuan Dembele yang berhasil memanfaatkan peluang dengan baik. Keberadaan pemain yang fokus dalam situasi kritis sangat penting bagi kesuksesan tim.
Alexander-Arnold Mengalami Cedera
Setelah PSG mencetak gol pertama, kedua tim tidak berhasil menambah angka selama 90 menit waktu normal, sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Di sisi lain, pelatih Arne Slot menghadapi kendala baru ketika Trent Alexander-Arnold terpaksa ditarik keluar di babak kedua karena mendarat dengan posisi yang kurang ideal di tepi lapangan. Jarell Quansah pun masuk untuk menggantikan posisinya.
Saat ini, belum ada kepastian apakah Alexander-Arnold akan pulih tepat waktu untuk menghadapi Newcastle United dalam final Carabao Cup yang akan berlangsung akhir pekan ini. Kehilangan bek kanan utama mereka jelas menjadi tantangan besar bagi Liverpool di saat-saat penting seperti ini.
Sumber: Liverpool