Menanti Skuad Inggris Asuhan Thomas Tuchel di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, akan mengumumkan skuad pertamanya pada Jumat, 14 Maret 2025, untuk kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel, dijadwalkan untuk mengumumkan skuad pertamanya pada hari Jumat, 14 Maret 2025. Skuad ini akan bersiap untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan tim Albania dan Latvia. Menurut informasi yang beredar, Tuchel telah menyiapkan daftar awal yang terdiri dari 55 pemain, namun jumlah tersebut meningkat menjadi 57 pemain akibat pertimbangan mengenai cedera dan kondisi fisik.
Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Marcus Rashford, yang berhasrat untuk kembali membela Timnas Inggris setelah setahun absen. Rashford, yang kini memperkuat Aston Villa dengan status pinjaman dari Manchester United, telah menunjukkan performa yang sangat baik dan berharap dapat kembali mengenakan jersey Three Lions.
Di samping Rashford, Tuchel juga dihadapkan pada tantangan dalam menentukan pilihan pemain untuk posisi pertahanan. Beberapa nama yang biasa diandalkan, seperti Harry Maguire, John Stones, dan Trent Alexander-Arnold, saat ini sedang mengalami masalah cedera.
Meskipun demikian, Tuchel masih memiliki alternatif menarik seperti Reece James dan Jarrad Branthwaite, yang bisa menjadi pilihan untuk memperkuat lini belakang. Keputusan yang diambil oleh Tuchel dalam memilih skuad ini akan sangat krusial, mengingat pentingnya pertandingan kualifikasi yang akan datang. Dengan berbagai pertimbangan yang ada, diharapkan Tuchel dapat meramu tim yang kompetitif untuk menghadapi tantangan di Piala Dunia mendatang.
Apakah Marcus Rashford akan kembali?
Marcus Rashford tampaknya akan menjadi salah satu kejutan dalam skuad utama yang dibentuk oleh Tuchel. Meskipun striker ini belum tampil untuk tim nasional Inggris selama setahun terakhir, termasuk ketidakhadirannya di Euro dan awal musim ini bersama Manchester United, performa Rashford mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sejak bergabung dengan Aston Villa, ia telah memperlihatkan kemampuan yang mengesankan.
"Performanya semenjak meninggalkan MU dengan status pinjaman mendapatkan banyak apresiasi," ungkap salah satu analis sepak bola. Dengan total 17 gol dari 60 penampilan untuk Inggris, Rashford sangat berharap untuk kembali memperkuat timnas.
Namun, ia harus menghadapi persaingan yang sangat ketat dari pemain-pemain lain seperti Morgan Rogers dan Morgan Gibbs-White, yang juga ingin mendapatkan tempat di skuad. Selain itu, Callum Hudson-Odoi juga kembali bersaing, sehingga menambah daftar pemain yang harus diperhitungkan oleh Tuchel.
Dalam situasi ini, Rashford perlu berusaha lebih keras untuk membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kesempatan untuk bermain di level internasional. Dengan motivasi yang tinggi dan performa yang terus meningkat, Rashford bertekad untuk kembali menjadi bagian penting dari timnas Inggris.
Lini belakang menjadi tantangan besar bagi Tuchel
Tuchel kini menghadapi tantangan besar di sektor pertahanan timnya. Dengan kondisi Harry Maguire, John Stones, dan Trent Alexander-Arnold yang sedang cedera, Tuchel terpaksa mencari solusi alternatif. Reece James dan Jarrad Branthwaite menjadi pilihan utama, meskipun keduanya belum sepenuhnya dianggap sebagai starter yang diandalkan.
Selain itu, posisi bek kiri juga menjadi masalah, karena Luke Shaw dan Lewis Hall tidak dapat diturunkan. Hal ini membuka peluang besar bagi pemain muda seperti Lewis-Skelly dari Arsenal. Mikel Arteta, pelatih Arsenal, telah memberikan izin untuk memanggil pemain berusia 18 tahun tersebut.
Lewis-Skelly, yang merupakan talenta muda dari Arsenal, berpotensi besar untuk mendapatkan kesempatan pertama membela Timnas Inggris. Pemain berusia 18 tahun ini telah menunjukkan performa yang sangat mengesankan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ketertarikan Tuchel terhadap bakat muda ini semakin menguatkan peluangnya untuk dipanggil. Selain Lewis-Skelly, ada juga nama Tyrick Mitchell dari Crystal Palace yang menjadi perhatian. Meskipun terakhir kali memperkuat Inggris tiga tahun lalu, performanya yang konsisten di level klub menjadikannya kandidat yang layak dipertimbangkan oleh Tuchel.