Ancaman Kekerasan Bayangi Piala Dunia 2026 di Meksiko, FSA Pasang Badan Lindungi Suporter Inggris

Bayang-bayang kekerasan di Meksiko jelang Piala Dunia 2026, FSA memastikan keamanan fans Inggris diprioritaskan.

Aning Jati
Oleh Aning Jati - Reporter
Ancaman Kekerasan Bayangi Piala Dunia 2026 di Meksiko, FSA Pasang Badan Lindungi Suporter Inggris
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com) (Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com))

Para pendukung Timnas Inggris telah mendapatkan jaminan bahwa keselamatan mereka akan menjadi prioritas utama di Piala Dunia 2026. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai situasi keamanan di Meksiko.

Komitmen tersebut berasal dari Football Supporters' Association (FSA), yang menyatakan siap melakukan segala upaya untuk memastikan suporter Inggris yang berangkat ke turnamen tersebut tetap dalam keadaan aman. Ini termasuk jika mereka harus melakukan perjalanan ke Meksiko, yang saat ini sedang mengalami gelombang kekerasan serius setelah tewasnya seorang gembong narkoba.

Piala Dunia kali ini memang terus dibayangi berbagai kontroversi, hanya empat bulan sebelum kick-off. Dari sekitar 5.000 suporter Inggris yang diperkirakan akan terbang ke Amerika Utara, banyak yang mengeluhkan harga tiket yang dianggap terlalu tinggi.

Selain itu, ada kekhawatiran mengenai potensi campur tangan politik, setelah Presiden AS, Donald Trump, disebut pernah mengancam akan memindahkan laga dari wilayah basis Partai Demokrat. Dengan semua isu ini, FSA menegaskan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi semua suporter yang akan hadir di Piala Dunia mendatang.

Piala Dunia 2026 Dibayangi Kekerasan di Meksiko, FSA Tegaskan Keselamatan Suporter Inggris Jadi Prioritas
Pemain Inggris, Harry Kane (kiri), merayakan gol kedua timnya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan kualifikasi Grup K Piala Dunia 2026 antara Albania dan Inggris di Tirana, Albania, Senin (17-11-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Vlasov Sulaj)

Situasi di Meksiko semakin kompleks setelah terjadinya kekerasan yang mematikan. Beberapa pertandingan yang telah direncanakan, termasuk laga pembuka turnamen di Stadion Azteca yang baru saja direnovasi, kini terancam ketidakpastian.

Kekacauan ini bermula dari operasi yang menewaskan pemimpin kartel narkoba yang dikenal dengan julukan 'El Mencho', atau nama aslinya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes. Operasi tersebut dilaksanakan di negara bagian Jalisco, Meksiko barat, pada hari Minggu lalu dan mengakibatkan tujuh orang tewas.

FIFA dilaporkan terus memantau perkembangan situasi yang ada dan masih mempertimbangkan kemungkinan untuk mencabut hak Meksiko sebagai tuan rumah pertandingan.

Dalam skenario tertentu, Inggris bisa saja bertemu Meksiko di babak 16 besar di Mexico City, jika kedua tim berhasil menjadi juara grup masing-masing.

Piala Dunia 2026 Dibayangi Kekerasan di Meksiko, FSA Tegaskan Keselamatan Suporter Inggris Jadi Prioritas
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com) Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Dalam situasi saat ini, FSA mencatat bahwa semangat para suporter Inggris terhadap kemungkinan pertandingan tersebut tetap sangat tinggi.

"Semangat suporter Inggris untuk laga 16 besar di Mexico City sudah terlihat jelas sejak hasil undian diumumkan. Ini adalah kesempatan besar untuk mengunjungi kota yang menakjubkan, menyaksikan pertandingan di stadion ikonik, dan mungkin berhadapan dengan tuan rumah. Antusiasme ini masih ada," ungkap FSA.

Namun, FSA juga menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama. Mereka mengingatkan para suporter yang akan bepergian ke luar negeri agar selalu mengikuti panduan dari Kementerian Luar Negeri.

"Secara alami, kami selalu menyarankan suporter yang bepergian ke luar negeri untuk mengikuti saran dari Kantor Luar Negeri. Kami juga akan melakukan segala yang mungkin, termasuk bekerja sama dengan perwakilan kota tuan rumah dan FIFA, untuk memberikan panduan terbaik sebelum keberangkatan, sehingga semua orang dapat menikmati perjalanan yang aman dan menyenangkan," tambah FSA.

Sumber: Express

Rekomendasi