Penampilan Spektakuler! Dua Kontestan The Icon Indonesia Raih Standing Ovation dari Ahmad Dhani
The Icon Indonesia akan melanjutkan kompetisi dengan The Duel Top 16 yang dijadwalkan mulai berlangsung pada minggu depan.
Memasuki minggu kedua tayangan di SCTV, kompetisi The Icon Indonesia semakin menarik perhatian. Pada episode yang ditayangkan minggu ini, ditampilkan penampilan luar biasa dari 20 kontestan yang dibagi menjadi dua kelompok.
Pada hari Senin (20/4/2026), kontestan dari Grup A tampil, yaitu Arka (Wonosobo) melawan Queen (Ambon), Alvian (Sumba) berhadapan dengan Vedra (Batam), Catrine (Medan) versus Kayla (Malang), Fia (Makassar) melawan Aisyah (Jakarta), serta Glenn (Deli Serdang) berhadapan dengan Feli (Bandung).
Sementara itu, pada hari berikutnya, Grup B menyajikan duel antara Diva (Semarang) dan Radit (Bandung), Jena (Tangerang) melawan Elsa (Mamasa), Felicia (Tangerang) berhadapan dengan Sheera (Bali), Sulthan (Purworejo) versus Gerald (Ambon), serta Silvia (Bandung) melawan Sandra (Kupang).
Kompetisi Grup A dibuka dengan penampilan istimewa dari dua juri yang baru pertama kali hadir di panggung The Icon Indonesia, yaitu Uan Kaisar dan Adrian Khalif, yang membawakan lagu "Alamak". Uan Kaisar dan Adrian Khalif yang baru pertama kali menjalankan peran sebagai juri sangat antusias menantikan penampilan para peserta The Icon Indonesia. Selain mereka, Ahmad Dhani dan Isyana Sarasvati juga hadir sebagai juri.
Penampilan pertama adalah Glenn (Deli Serdang) berhadapan dengan Feli (Bandung) yang menyanyikan lagu "Mati-Matian" yang dipopulerkan oleh Mahalini. Keduanya berhasil membuat ketiga juri memberikan standing ovation.
"Saya tidak bisa berkata-kata lagi. Kalian keren banget," ungkap Uan Kaisar. Sementara itu, Ahmad Dhani, satu-satunya juri yang tidak memberikan standing ovation, memberikan pesan kepada Glenn (Deli Serdang) dan Feli (Bandung) agar terus berlatih untuk mengembangkan karakter suara mereka.
Yang Tersisih dari Grup A
Dalam penampilan selanjutnya, Arka dari Wonosobo dan Queen dari Ambon membawakan lagu "Sialan" yang dipopulerkan oleh Rizky Febian. Adrian Khalif memberikan komentar, "Aku suka sekali penguasaan panggungnya keren banget. Tadi harmoni di bagian reff juga bagus sekali. Queen bagus sekali malam ini, dan Arka bisa mengimbanginya."
Selanjutnya, lagu "Kasih Tak Sampai" yang terkenal dinyanyikan oleh grup band Padi, ditampilkan oleh Alvian dari Sumba dan Vedra dari Batam dengan versi yang berbeda. Isyana Sarasvati memberikan pujian, "Malam ini kalian memberikan penampilan yang sangat megah. Kita semua tahu lagu ini sangat populer dinyanyikan oleh Padi, tapi kalian membawakannya dengan sangat berbeda. Itu hal yang tidak mudah dilakukan."
Dua pasangan berikutnya, Catrine dari Medan dan Kayla dari Malang, serta Fia dari Makassar dan Aisyah dari Jakarta, juga berhasil menarik perhatian para juri. Namun, di akhir acara, empat peserta terpaksa berada di zona merah, yaitu Aisyah dari Jakarta, Arka dari Wonosobo, Catrine dari Medan, dan Queen dari Ambon. Keputusan diambil oleh keempat juri untuk menyelamatkan Aisyah dan Queen, sehingga Arka dan Catrine harus menghentikan langkah mereka di panggung The Icon Indonesia.
Grup B menunjukkan penampilan yang menarik
Pada hari berikutnya, Grup B tampil di panggung setelah sebelumnya (21/04) dengan Ahmad Dhani, Isyana Sarasvati, dan Afgan yang duduk sebagai juri bersama Andien yang menjalankan tugasnya untuk pertama kali. Felicia dari Tangerang berhadapan dengan Sheera dari Bali dalam pembuka kompetisi Grup B, membawakan lagu "Moving On" yang terkenal dari Andien. Penampilan keduanya berhasil menarik perhatian Andien hingga memberikan standing ovation, yang juga diikuti oleh Isyana dan Afgan.
"Wow, ini hari pertama aku di 'The Icon Indonesia', dan kalian membukanya dengan sangat luar biasa. Kalian seolah memberikan warna baru pada lagu ini," puji Andien. Sementara itu, Afgan mengungkapkan bahwa ia adalah salah satu pengikut sosial media Felicia yang sering meng-cover lagu.
Para juri kemudian meminta Felicia untuk menyanyikan kembali lagu "Die on This Hill" yang dinyanyikan oleh Sienna Spiro di panggung "The Icon Indonesia". Keempat juri pun memberikan standing ovation, termasuk Ahmad Dhani. "Wow, ini belum pernah terjadi sebelumnya, Ahmad Dhani memberikan standing ovation," canda Desta dengan semangat. Selanjutnya, giliran Silvia dari Bandung dan Sandra dari Kupang yang menyanyikan lagu Isyana Sarasvati berjudul "Anganku Anganmu". Namun, penampilan mereka kali ini belum mampu menarik perhatian keempat juri. Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa banyak bagian lagu yang terdengar tidak tepat.
"Menurutku lagu ini memang sulit. Aku tetap menghargai kalian yang berani menyanyikan lagu ini," kata Afgan. Tiga pasangan duel berikutnya, Diva dari Semarang melawan Radit dari Bandung, Sulthan dari Purworejo melawan Gerald dari Ambon, dan Jena dari Tangerang berhadapan dengan Elsa dari Mamasa, juga berusaha untuk memikat hati keempat juri. Lagu "Kota ini Tak Sama Tanpamu" yang dinyanyikan dengan indah oleh Sulthan dan Gerald berhasil membuat Andien dan Afgan memberikan standing ovation.
Silvia berhasil diselamatkan
Penampilan Silvia dari Bandung, Sandra dari Kupang, dan Jena dari Tangerang ternyata belum cukup untuk menyelamatkan mereka dari zona merah. Keputusan para juri sepakat untuk meloloskan Silvia ke babak selanjutnya, sehingga Sandra dan Jena harus mengakhiri perjalanan mereka di panggung "The Icon Indonesia".
Babak "The Duel Top 16" akan dimulai pekan depan, di mana satu peserta dari setiap grup akan tereliminasi. SCTV akan menyiarkan "The Icon Indonesia -- The Duel Top 16" untuk Grup A pada hari Senin, 27 April 2026, dan untuk Grup B pada hari Selasa, 28 April 2026, secara langsung pada pukul 21.00 WIB. Bersiaplah untuk menyaksikan lahirnya penyanyi pop terbaru Indonesia di "The Icon Indonesia" setiap hari Senin dan Selasa secara langsung hanya di SCTV! "The Icon Indonesia, Your Voice, Your Icon!"