Penampilan Felicia di “The Icon Indonesia” Bikin Seluruh Juri Terkesimak Hingga Standing Ovation
Sementara itu, Felirenza harus menghentikan perjuangannya di panggung “The Icon Indonesia”.
“The Icon Indonesia” babak “Top 13 Final” telah berlangsung Senin (11/5) malam dan disiarkan secara LIVE oleh SCTV sejak pukul 21.15 WIB. Tiga belas finalis terbaik kembali bersaing dan berupaya memberikan penampilan terbaik di hadapan empat judges yang hadir langsung, yakni Ahmad Dhani, Titi DJ, Afgan, dan Ardhito Pramono.
Glenn (Deli Serdang) membuka kompetisi dengan lagu karya Dewi Lestari berjudul “Perahu Kertas”. Penampilan Glenn sukses mencuri perhatian tiga judges hingga mendapat standing ovation.
Pujian datang dari Titi DJ yang menilai Glenn berhasil membuka kompetisi dengan sangat baik.
“Kamu menyanyikan lagu ini seperti sedang bercerita dengan sangat indah,” ujar Titi DJ.
Sementara itu, Sheera (Bali) juga tampil memukau lewat lagu “Mengejar Matahari”. Keempat judges kompak memberikan standing ovation, termasuk Ahmad Dhani yang secara langsung memuji kualitas Sheera.
"Sheera ini harus masuk 2 besar karena sangat potensial dan memiliki uniqueness sendiri serta attitude yang sangat baik," puji Ahmad Dhani. Afgan pun ikut memberikan apresiasi.
“Penampilan kamu very powerfull,” tutur Afgan.
Penampilan Finalis Lain Tuai Beragam Komentar Juri
Diva (Semarang) menjadi finalis kedua yang tampil lewat lagu “Bawa Daku Pergi”. Namun, penampilannya hanya mendapat satu standing ovation dari Titi DJ. Afgan menilai Diva sudah mengalami kemajuan dan terlihat semakin percaya diri, meski masih ada beberapa bagian lagu yang terdengar pitchy.
Elsa (Mamasa) kemudian membawakan lagu “Sisa Rasa” yang dipopulerkan Mahalini. Sayangnya, Elsa belum berhasil mendapatkan standing ovation dari para judges. Ardhito Pramono menilai emosi Elsa masih sulit ditebak, walaupun nada-nada tinggi berhasil dinyanyikan dengan baik.
Aisyah (Jakarta) tampil membawakan lagu “Kecewa” milik Bunga Citra Lestari. Ardhito memberikan pujian atas kemampuan Aisyah membawakan lagu yang tidak mudah tersebut.
“Lagu ini memang tidak mudah dibawakan, tetapi kamu tadi menyanyikannya dengan sangat baik,” ungkap Ardhito Pramono.
Fia (Makassar) mencoba menampilkan lagu “Kupu-Kupu”. Menurut Titi DJ, lagu tersebut cocok dengan karakter Fia, tetapi kemampuan teknik vokal masih perlu diasah.
“Tapi itu saja tidak cukup, kamu harus lebih banyak berlatih vocalizing nada-nada staccato karena tadi kamu seperti keteteran,” komentar Titi DJ.
Vedra (Batam) yang menyanyikan lagu “Pertama” berhasil mendapatkan standing ovation dari Titi DJ. Ia memuji body language Vedra, meski mengingatkan agar tidak terlalu banyak mengubah nada asli lagu.
Sementara itu, Queen (Ambon) tampil anggun dengan dress berwarna pink saat membawakan lagu “Kasmaran”.
“Aku suka sekali dengan cara kamu bernyanyi seperti sedang kasmaran. Queen kamu keren sekali dan pertahankan jangan lupa untuk terus latihan,” pesan Ardhito Pramono.
Felicia Bersinar, Alvian dan Gerald Dapat Evaluasi
Felicia (Tangerang) sukses mencuri perhatian lewat lagu “Kali Kedua”. Penampilannya membuat seluruh judges memberikan standing ovation dan menikmati penampilannya sepanjang lagu berlangsung.
“Felicia, aku speechless sih. Kamu keren sekali! Menurut saya, Raisa pasti bangga melihat kamu menyanyikan lagu ini,” puji Afgan.
Ardhito Pramono pun menambahkan apresiasi untuk Felicia.
“Terima kasih sudah tampil dengan sangat luar biasa malam ini,” tutur Ardhito.
Selanjutnya, Alvian (Sumba) membawakan lagu “Cinta Luar Biasa” dan mendapat standing ovation dari Titi DJ. Ahmad Dhani menilai penampilan Alvian kali ini lebih baik dibanding malam-malam sebelumnya.
“Malam ini kamu tampil lebih baik dibandingkan malam-malam sebelumnya. Mudah-mudahan kamu bisa lolos,” ujar Ahmad Dhani.
Gerald (Ambon) kemudian tampil lewat lagu “Terpesona”. Ahmad Dhani menilai Gerald masih bermain aman saat bernyanyi. Afgan pun sependapat dan meminta Gerald berani keluar dari zona nyaman.
“Gerald memang selalu tampil asik saat menyanyi. Saya setuju dengan Pakde Ahmad Dhani tadi. Kamu memang harus berani keluar dari zona nyaman kamu,” tutur Afgan.
Silvia (Bandung) yang membawakan lagu “Menghapus Jejakmu” berhasil mendapat satu standing ovation dari Titi DJ. Ia memuji karakter suara Silvia yang dinilai unik dan sulit dipelajari.
Felirenza Tereliminasi di Babak Top 13 Final
Felirenza (Bandung) tampil sebagai finalis terakhir dengan lagu “Penantian Berharga” milik Rizky Febian. Namun, Afgan menilai penampilan Felirenza masih terlalu fokus pada teknik tanpa menghadirkan groove dalam lagu.
“Menurutku tadi groove-nya masih belum terasa sama sekali. Kamu masih mengutamakan teknik lagu saja,” komentar Afgan.
Di akhir kompetisi “Top 13 Final”, Aisyah (Jakarta), Elsa (Mamasa), dan Felirenza (Bandung) berada di zona merah. Keempat judges akhirnya sepakat menyelamatkan Aisyah dan Elsa untuk melaju ke babak berikutnya.
Dengan demikian, Felirenza harus menghentikan perjuangannya di panggung “The Icon Indonesia”. Kompetisi akan berlanjut pekan depan melalui babak “Top 12 Final” yang akan disiarkan LIVE oleh SCTV pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 21.15 WIB.