Lautaro Martinez Ngangis 2 Hari karena Cedera Jelang Lawan Barca, Ternyata Malah Bantu Tim ke Final
Cedera hamstring hampir membuat Lautaro Martinez tidak bisa bermain di pertandingan penting antara Inter Milan dan Barcelona, tetapi ia berhasil mencetak gol.
Lautaro Martinez mengungkapkan bahwa ia mengalami kesedihan yang mendalam selama dua hari karena khawatir tidak dapat bermain dalam pertandingan krusial melawan Barcelona di semifinal Liga Champions. Penyerang asal Argentina ini mengalami cedera otot yang memaksanya ditarik keluar pada babak pertama leg pertama di Montjuic.
Namun, berkat dedikasi dan usaha tim medis Inter Milan, Lautaro berhasil pulih tepat waktu dan dapat bermain sebagai starter di leg kedua yang berlangsung di San Siro. Ia menunjukkan performa yang luar biasa dengan mencetak gol pembuka dan juga memenangkan penalti yang dieksekusi oleh Hakan Calhanoglu.
Pertandingan yang penuh drama tersebut berakhir dengan kemenangan 4-3 untuk Inter setelah perpanjangan waktu, dengan agregat 7-6, yang membawa Nerazzurri melaju ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir.
Lautaro mengarahkan penampilannya untuk keluarga
Dalam sebuah wawancara yang penuh emosi setelah pertandingan, Lautaro mengungkapkan bahwa ia merasa sangat terpukul akibat cedera yang didapatnya pada leg pertama, sehingga ia hanya bisa menangis di rumah. Meskipun demikian, semangatnya untuk membela tim Inter mendorongnya untuk tidak menyerah, dan akhirnya ia berhasil pulih serta kembali bermain.
"Saya merasa ada yang salah di otot dan dua hari pertama saya hanya duduk di rumah sambil menangis," ujar Lautaro kepada Sky Sport Italia.
Ia menjelaskan bahwa, "Kami melakukan pekerjaan luar biasa bersama tim medis dan saya bisa pulih, meski belum 100 persen."
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan, "Saya berjanji pada keluarga bahwa saya akan tampil hari ini. Inilah cara saya menikmati sepak bola – memberikan segalanya di laga-laga besar."
Inter siap melangkah ke final di Munich
Inter Milan akan bertemu dengan pemenang antara Arsenal dan PSG pada final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung di Munich pada 31 Mei. Ini merupakan kesempatan kedua bagi Inter setelah mereka mengalami kekalahan 0-1 melawan Manchester City di final tahun 2023.
Lautaro Martinez menyatakan bahwa tim Inter saat ini mencerminkan kemajuan yang telah dicapai klub dalam beberapa tahun terakhir. "Kami menghadapi tim yang sangat kuat, tetapi Inter telah meningkat pesat selama empat atau lima tahun terakhir. Kami sangat bangga," katanya. Dengan dukungan penuh dari para penggemar dan semangat yang tak pernah padam, Lautaro dan timnya bertekad untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu dan merebut gelar Eropa yang sangat mereka idamkan.
Berikut adalah hasil dan jadwal semifinal Liga Champions 2025
Leg 1
Rabu, 30 April 2025
Arsenal mengalami kekalahan tipis dengan skor 0-1 saat menjamu PSG. Pertandingan ini berlangsung dengan ketat, di mana kedua tim menunjukkan permainan yang agresif dan saling menyerang. Kamis, 1 Mei 2025
Di pertandingan lainnya, Barcelona dan Inter Milan bermain imbang dengan skor 3-3. Hasil ini menjadi sorotan karena kedua tim menunjukkan kualitas permainan yang sangat baik dan saling bertukar serangan.
Leg 2
Rabu, 7 Mei 2025
Inter Milan berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 4-3 dalam leg kedua, sehingga agregat menjadi 7-6 untuk Inter Milan. Kemenangan ini membawa Inter Milan melaju ke tahap selanjutnya setelah melalui pertandingan yang sangat menegangkan. Kamis, 8 Mei 2025
Pertandingan yang sangat dinanti, PSG akan menghadapi Arsenal pada pukul 02:00 WIB. Pertarungan ini dipastikan akan menarik perhatian banyak penggemar karena kedua tim memiliki sejarah yang kuat di kompetisi ini.