Heboh! Son Heung-min Laporkan Wanita ke Polisi usai Klaim Hamil Anaknya, Begini Kronologi Lengkapnya
Son Heung-min mengambil tindakan hukum setelah diduga menjadi korban pemerasan terkait klaim kehamilan.
Kepolisian Korea Selatan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pemerasan yang dialami oleh Son Heung-min, kapten Tim Nasional Korea Selatan dan pemain Tottenham Hotspur. Hal ini bermula setelah Son mengajukan laporan mengenai seorang wanita berusia 20-an yang mengklaim secara tidak benar bahwa ia hamil dengan anaknya. Pada hari Rabu, Kepolisian Distrik Gangnam di Seoul mengungkapkan bahwa wanita yang hanya diketahui dengan nama belakang 'A' telah ditetapkan sebagai tersangka, bersama seorang pria berusia 40-an yang diduga sebagai rekan pelakunya. Keduanya kini menghadapi dakwaan pemerasan.
Dalam pernyataan resmi, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa mereka menerima laporan dari Son Heung-min pada tanggal 7 Mei lalu. Saat ini, penyelidikan telah dimulai untuk mengungkap lebih lanjut mengenai kasus ini. Kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan serius, mengingat status Son sebagai atlet terkenal di Korea Selatan. Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan melindungi hak-hak individu yang terlibat.
Tindakan Pemerasan hingga Puluhan Juta Won
Tim kuasa hukum Son Heung-min menyatakan bahwa insiden ini dimulai pada bulan Juni tahun lalu. Seorang perempuan mengklaim dirinya hamil dan meminta sejumlah uang yang besar agar tidak menyebarkan berita tersebut kepada publik. Penyelidik mencurigai bahwa tindakan pemerasan tersebut masih berlanjut hingga beberapa waktu yang lalu, dengan permintaan uang yang mencapai puluhan juta won.
"Polisi saat ini sedang memeriksa para pihak yang terlibat untuk mengungkap secara jelas bagaimana situasi ini terjadi," demikian pernyataan dari kepolisian.
"Kami tidak dapat mengungkap detail tuduhan karena penyelidikan masih berlangsung," tambah seorang pejabat kepolisian.
Pertandingan Final Liga Europa
Son Heung-min melakukan pelaporan sebagai persiapan menjelang pertandingan pekan ke-37 Premier League melawan Aston Villa yang akan berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025. Pada pekan sebelumnya, Tottenham mengalami kekalahan yang menyakitkan dengan skor 0-2 saat bermain di kandang melawan Crystal Palace. Pemain berusia 32 tahun ini juga tengah berusaha meraih trofi 'besar' pertamanya bersama Tottenham setelah berhasil mencapai final Liga Europa. Di partai final yang akan dilaksanakan di Stadion San Mames, Bilbao, pada Kamis dini hari WIB, 22 Mei 2025, The Lilywhites akan berhadapan dengan tim Premier League lainnya, Manchester United.
“Ini seperti peluang yang mungkin tak akan datang lagi. Saya benar-benar ingin menang---mungkin lebih dari siapa pun. Banyak orang yang mendukung kami dengan semangat yang sama besarnya seperti yang saya rasakan. Jika kami mempersiapkannya dengan baik, saya yakin kami bisa mencapainya,” kata Son, menegaskan keinginannya untuk merebut trofi Liga Europa. Dengan semangat juang yang tinggi, Son berharap timnya dapat tampil maksimal dan meraih kesuksesan di laga penting tersebut.
Sumber: Yonhap