Wulan Guritno Blak-blakan: Doa dan Zikir Jadi Ritual Harian yang Tak Pernah Ditinggalkan, Ini Alasannya
Wulan tak peduli orang menilai apa pun tentang dirinya, namun dia mengaku tidak pernah putus berdzikir mengingat nama Allah SWT.
Baru-baru ini aktris cantik Wulan Guritno berbagi kisah perjalanan spiritual yang menginspirasi. Bintang film layar lebar ini mengaku sangat mempercayai kekuatan doa.
"Aku percaya banget sama kekuatan doa," kata Wulan Guritno dalam sebuah wawancara di Youtube Jeda Nulis, Jakarta, Rabu (2/4).
Wulan tak peduli orang menilai apa pun tentang dirinya, namun dia mengaku tidak pernah putus berdzikir mengingat nama Allah SWT. Bahkan sopir pribadinya sudah hafal dengan kebiasaan Wulan di perjalanan.
"Terserah orang mau lihat aku seperti apa tapi aku gak pernah putus zikir di mobil. Sopir aku yang paling tahu, kalau aku bilang matiin radio, oh berarti ibu lagi mau zikir," tutur Wulan.
Sangat Percaya dengan Kekuatan Doa
Bintang film Norma: Antara Mertua dan Menantu ini mengaku hidupnya banyak diselamatkan berkat doa-doa yang dipanjatkan.
"Aku malah banyak banget diselamatin, kan kita merasa nih ada sebuah kejadian (yang sama tapi tanpa doa) hasilnya berbeda," kata Wulan.
Sebagai manusia biasa Wulan tak mengelak merasakan pasang surutnya keimanan. Begitu juga dengan berdoa. Sekalipun aktivitas rutin saja hasilnya akan berbeda jika dilakukan tanpa berdoa terlebih dahulu.
"Kejadiannya sama tetapi out put-nya berbeda kalau tidak melakukan meditasi atau doa. dan itu memengaruhi ke mood, aksi reaksi atas segala sesuatu," tutur Wulan.
Bukan Sekedar Meminta pada Sang Pencipta
Bagi Wulan berdoa bukan sekedar memohon sebuah keinginan kepada Sang Pencipta. Melainkan ritual afirmasi diri dan cara bersyukur atas nikmat yang telah diberikan padanya.
"Doa dan zikir itu kekuatan afirmasi. Di dalam doa itu kan afirmasi selain berterima kasih atas semuanya," kata Wulan.
Wulan menambahkan kekuatan doa itu tak langsung terjadi dalam satu waktu. Melainkan berasal dari proses perjalanan hidup yang panjang.
"Ini pasti melalui perjalanan panjan, berdasarkan pengalaman," kata Wulan mengakhiri.