Wajah Natural & Rambut Pendek, Gaya Terbaru Lucinta Luna Bikin Pangling ala Oppa Korea
Lucinta Luna menjelaskan alasannya tetap membagikan konten dengan penampilan feminin.
Setelah melaksanakan salat Id di Korea Selatan dengan mengenakan peci dan sarung, Lucinta Luna kembali mencuri perhatian publik berkat penampilan terbarunya.
Berbeda dengan gaya sebelumnya yang selalu menampilkan rambut panjang terurai dan makeup tebal, kini ia tampil dengan penampilan yang sangat berbeda.
Rambutnya kini dipotong pendek seperti pria, dan wajahnya tampak alami tanpa riasan. Pada tanggal 23 Maret 2026, ia mengunggah foto di salon dengan rambut pendek sambil membelakangi kamera. Dalam keterangan foto tersebut, ia menulis, "Segini cukuplah yaa".
Pada unggahan lainnya, Lucinta terlihat berada di dalam kabin pesawat, kali ini ia menghadap kamera dan menunjukkan wajahnya yang bersih dari makeup. Ia menuliskan, "Pulang Kampung Indonesia belum Ziarah sama mo ketemu keluarga Kakak adek and ponakan .." yang menunjukkan kerinduannya kepada keluarga. Penampilan baru Lucinta Luna ini mendapatkan sambutan positif dari banyak warganet. Banyak yang memberikan pujian atas penampilannya yang baru, bahkan ada yang menganggapnya mirip dengan pria-pria Korea. Salah satu komentar dari Emma Warokka berbunyi, "Wahhhhhh ganteng sayang," sementara penyanyi Waode menambahkan, "an**ng haseo oppa cakep bet". Shandy Purnamasari juga tidak ketinggalan, ia menuliskan, "Ganteng pliss".
Lucinta Luna tetap berbagi konten dengan penampilan yang feminin
Di sisi lain, Lucinta tetap aktif membagikan konten bersama beberapa influencer lainnya dengan penampilan feminin. Ia memiliki alasan tertentu terkait hal ini, yang ia sampaikan melalui Instagram Story-nya.
"Men, teman-teman aku mau info ya. Kalau nanti aku ada upload invite collabs bareng influencer atau seleb Korea, tolong dimaklumin ya. Aku ngomong dari sekarang biar kalian nggak kaget, dan biar nggak langsung nge-judge atau 'ngujanin' aku lagi," tulisnya dalam unggahannya.
Ia juga menambahkan, "At least tapi Jujur aku juga udah biasa dihujat, karena posisi aku serba salah. Masuk TV udah nggak bisa, jadi sekarang aku coba kembangin sayap ke luar negeri. Sambil lanjut kuliah, aku juga bangun relasi dan pertemanan bersama Para influencer/seleb korea."
Lucinta menjelaskan bahwa ia ingin agar penggemarnya memahami situasinya. Ia merasa perlu untuk memberitahukan hal ini agar tidak ada kesalahpahaman yang muncul di kemudian hari. Dengan keputusan untuk berkolaborasi dengan influencer dari luar negeri, ia berharap dapat memperluas jaringan dan kesempatan kariernya. Selain itu, ia juga tetap melanjutkan studinya, menunjukkan bahwa ia berusaha seimbang antara karier dan pendidikan. Lucinta berkomitmen untuk terus berkarya meskipun menghadapi berbagai tantangan dan kritik dari publik.
Lucinta Luna melakukan ini untuk masa depannya
Lucinta Luna mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil untuk kepentingan masa depannya. Ia berharap agar semua orang bisa memahami dan menerima keadaannya, terutama karena ia sering menjalani hidup sendiri.
"Semua ini aku lakuin buat masa depan dan rezeki aku yang selalu hidup sendirian. Jadi aku harap kalian bisa ngerti dan maklumin kondisi aku ya. Kalaupun ada yang nggak terima, juga nggak apa-apa," tulisnya sebagai penutup pernyataan tersebut.
Lucinta Luna kembali mengakui identitasnya sebagai Muhammad Fatah
Dalam unggahan Lebaran 2026, Lucinta Luna menyampaikan harapannya untuk kembali ke jalan yang benar. Ia menulis, "Meskipun Aku hanyalah seorang Pendosa yang tak luput dari Penyimpangan, izinkan aku, Muhammad Fatah, di hari yang suci ini untuk beribadah lebih dekat kepadamu Ya Allah." Dengan penuh harapan, ia juga menambahkan, "Semoga dari sini Aku bisa perlahan memperbaiki diri, menjalani ibadah dengan lebih baik, dan mengurangi rasa malu serta gengsi untuk kembali kepada fitrah yang telah Allah tetapkan sejak aku lahir."
Melalui kata-katanya, Lucinta Luna menunjukkan keinginan yang tulus untuk berubah. Ia ingin memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara yang lebih baik.
Dalam momen yang suci ini, ia berharap dapat mengatasi segala rasa malu dan gengsi yang selama ini menghalanginya untuk kembali kepada fitrah yang telah ditentukan sejak lahir. Perubahan ini diharapkan dapat membawanya pada kehidupan yang lebih bermakna dan sesuai dengan ajaran agama.