Soal Pleidoi, Ammar Zoni Klarifikasi dan Minta Maaf ke Irish Bella
Pernyataan Ammar Zoni menarik perhatian publik karena menyebut Irish Bella. Keruntuhan pernikahannya berdampak pada kesehatan mentalnya.
Kehidupan Ammar Zoni kembali menarik perhatian publik setelah isi pleidoi atau nota pembelaannya di pengadilan menyebut mantan istri, Irish Bella. Ia menegaskan bahwa apa yang tertulis dalam dokumen tersebut hanyalah ringkasan dari perjalanan hidupnya.
Ammar menjelaskan bahwa ia hanya menceritakan fakta-fakta yang terjadi tanpa niat untuk menyudutkan atau menyakiti siapapun. Ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang mungkin merasa tidak nyaman dengan isi nota pembelaannya.
"Yang saya bicarakan itu sesuai dengan apa yang terjadi waktu itu. Kan saya sudah bicarakan dari awal kalau perjalanan hidup saya gitu," ungkap Ammar Zoni setelah sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/4).
Ia menambahkan, "Saya bikin pleidoi itu tidak ada menyinggung siapa-siapa. Bahkan saya juga sudah bilang minta maaf kalau ada yang tersinggung gitu, dari pleidoi saya." Ammar Zoni menyadari bahwa sebagai seorang publik figur, setiap langkah dan ucapannya di pengadilan dapat tersebar luas di masyarakat.
Ia menekankan bahwa naskah pleidoi yang dibuatnya sebenarnya ditujukan sebagai bahan pertimbangan bagi Majelis Hakim, bukan untuk konsumsi publik.
"Pleidoi saya ini juga bukan serta merta untuk konsumsi publik sebenarnya, dalam artian ini untuk Majelis Hakim. Cuma pada dasarnya karena saya public figure, mungkin jadinya ke mana-mana beritanya. Tapi tidak ada sama sekali saya untuk menyinggung masa lalu," jelas Ammar Zoni.
Tidak berarti memutuskan hubungan baik
Walaupun pernikahan Ammar Zoni dan Irish Bella telah berakhir, Ammar tetap mendoakan dan mendukung langkah baru Irish Bella. Ia menegaskan bahwa tidak ada perasaan negatif dalam dirinya, bahkan merasa bahagia karena mantan istrinya kini telah menemukan pendamping hidup yang baru.
"Sekarang dia sudah ada suaminya juga saya support juga. Bukan berarti saya memutuskan tali silaturahmi atau apapun sama dia, karena gimana pun dia ibu anak-anak saya," tutur Ammar Zoni.
Ammar Zoni menunjukkan sikap yang positif meskipun mereka telah berpisah. Ia tetap menjaga hubungan baik demi anak-anak mereka. Dengan memberikan dukungan kepada Irish Bella, Ammar berharap agar mantan istrinya dapat menjalani kehidupan yang lebih baik. Hal ini mencerminkan kedewasaan dalam menghadapi perpisahan, di mana ia tetap mengutamakan kepentingan anak-anak di atas segalanya.
Tidak ada yang ingin campur tangan
Ammar Zoni menanggapi tudingan yang menyatakan bahwa pembelaannya merupakan bentuk intervensi terhadap kehidupan pribadi Irish Bella saat ini. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga hubungan baik demi masa depan anak-anak mereka.
"Dan di sini tidak ada yang ingin mengintervensi dari pleidoi yang saya buat. Namun kalau memang dari pihak sana merasa terganggu atau merasa terintervensi, saya minta maaf. Tapi sekali lagi saya katakan tidak ada bermaksud apa-apa," jelas Ammar Zoni.
Di sisi lain, mengenai jalannya sidang yang mengagendakan replik, jaksa penuntut umum menolak nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan oleh Ammar Zoni pada sidang sebelumnya. Jaksa tetap pada tuntutan yang diajukan, yaitu 9 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta.