Sebelum Ajal Tiba, Iis Dahlia Ingin Melihat Anak -anak Menikah dan Bahagia
Iis Dahlia berharap segera menyaksikan anak-anaknya membangun kehidupan rumah tangga.
Pedangdut Iis Dahlia menyatakan keinginannya untuk segera melihat anak-anaknya membangun rumah tangga. Terutama untuk anak sulungnya, Salshadilla, yang menurutnya sudah berada pada usia yang tepat untuk menikah.
Iis Dahlia mengungkapkan bahwa harapan tersebut merupakan salah satu doa yang ia panjatkan saat melaksanakan ibadah Umrah baru-baru ini. Ia berharap agar anaknya menemukan pasangan yang tepat untuk menemani hidupnya.
"Pengennya sih (anak cepet nikah). Paling nggak kakak dulu ya, karena umurnya sebenarnya sudah waktunya," tuturnya kepada wartawan di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
"Jadi aku berdoa kemarin mudah-mudahan dia mendapatkan orang yang tepat, orang yang baik, yang sayang sama dia, punya mertua yang baik juga. Karena kalau nggak, itu bisa jadi kendala. Jadi ya mudah-mudahan doanya dikabulkan," dia menambahkan.
Harapan Iis Dahlia ini menunjukkan betapa pentingnya bagi seorang ibu untuk melihat anak-anaknya bahagia dalam memilih pasangan hidup.
Momen di mana Anak-anaknya Menikah
Iis sangat mendambakan momen di mana anak-anaknya menikah. Ia merasa khawatir akan ajal yang mungkin datang lebih cepat sebelum harapannya itu terpenuhi.
Iis ingin memastikan bahwa anak-anaknya meraih kebahagiaan dalam hidup mereka sebelum ia berpulang kepada Sang Pencipta.
"Maksudnya, takutnya aku pergi sementara anak-anak belum settle belum punya keluarga. Kalau aku pergi dan anak-anak udah ada keluarga, udah bahagia, aku pasti tenang. Kalau aku pergi dan anak-anak masih sendiri, nanti nikahnya gimana? Ketemu pasangan yang baik apa nggak? Kita kan nggak bisa nyaksiin," ungkapnya.
Keinginan Iis untuk melihat anak-anaknya berbahagia dalam ikatan pernikahan sangat kuat. Ia merasa bahwa kebahagiaan anak-anaknya adalah salah satu hal terpenting dalam hidupnya. Iis berharap dapat menyaksikan mereka menemukan pasangan yang tepat dan membangun keluarga yang harmonis.
"Maksudnya, takutnya aku pergi sementara anak-anak belum settle belum punya keluarga. Kalau aku pergi dan anak-anak udah ada keluarga, udah bahagia, aku pasti tenang. Kalau aku pergi dan anak-anak masih sendiri, nanti nikahnya gimana? Ketemu pasangan yang baik apa nggak? Kita kan nggak bisa nyaksiin," ungkapnya.
Dengan harapan tersebut, Iis terus berdoa agar waktu berpulangnya masih jauh, sehingga ia bisa melihat anak-anaknya mencapai kebahagiaan yang diidamkan.
Iis Berdoa Agar Tuhan Memberinya Umur yang Panjang
Iis berdoa agar Tuhan memberinya umur yang panjang dan kesempatan untuk menyaksikan kebahagiaan anak-anaknya saat membangun keluarga. Ia juga sangat berharap dapat melihat serta menggendong cucu-cucunya kelak.
"Jadi aku berdoanya mudah-mudahan dikasih umur panjang supaya bisa lihat anak-anak punya keluarga, punya anak, punya cucu," katanya.
Harapan Iis untuk memiliki umur yang panjang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk merasakan kebahagiaan yang datang dari keluarga. Melihat anak-anaknya berkeluarga dan memiliki keturunan adalah impian yang sangat berarti baginya. Doa ini mencerminkan harapan mendalam Iis untuk terus menjadi bagian dari kehidupan orang-orang yang dicintainya.
Bukan Tipe Orang tua yang Senang Menjodohkan Anaknya
Meskipun Iis berharap anak-anaknya segera menemukan pasangan, ia bukan tipe orang tua yang senang menjodohkan anaknya. Ia percaya bahwa anak-anaknya akan mampu menemukan jodoh terbaik untuk diri mereka sendiri.
Iis menyatakan, "Anak zaman sekarang mana bisa begitu. Biar mereka yang menemukan sendiri. Aku yakin mereka pasti tahu mana yang baik buat mereka," yang menunjukkan keyakinannya terhadap kemampuan anak-anaknya dalam memilih pasangan.
Dengan sikap optimis ini, Iis berharap anak-anaknya dapat menjalani proses pencarian cinta dengan cara mereka sendiri.