Prilly Latuconsina Terlibat Kampanye Berani Jadi Aku, Ajak Cewek Asah Skill, Bangga Pada Keunikan Diri
Prilly Latuconsina ikut serta dalam kampanye "Berani Jadi Aku" yang diluncurkan awal tahun ini.
Prilly Latuconsina ikut serta dalam inisiatif "Berani Jadi Aku" yang dimulai pada awal tahun ini. Aktris dari film Ketika Berhenti Di Sini menjelaskan bahwa kampanye ini memiliki arti penting bagi generasi muda di Indonesia, terutama bagi perempuan. Kampanye "Berani Jadi Aku" menekankan bahwa setiap individu berhak untuk mengekspresikan ide dan kreativitasnya dengan berbagai cara serta berani menunjukkan keunikan dan kemampuannya kepada orang-orang di sekitarnya.
"Tidak hanya itu, visual kampanye ini didominasi warna hitam yang menunjukkan sisi tegas dan merah lambang keberanian," ungkap Prilly Latuconsina dalam pernyataan resmi yang diterima oleh Showbiz Liputan6.com, Selasa (8/4/20925).
Penggunaan makeup atau riasan wajah merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk berani menampilkan diri mereka. Selain itu, Prilly Latuconsina merasa antusias karena kampanye ini juga menyampaikan pesan bahwa setiap perempuan pada dasarnya memiliki kecantikan. Dengan semangat yang ditularkan melalui inisiatif ini, diharapkan lebih banyak wanita yang berani mengekspresikan diri dan merayakan keunikan mereka masing-masing.
Bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala
Bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala percaya bahwa kecantikan berasal dari baik fisik maupun batin. Menurutnya, untuk menjadi cantik, seseorang perlu merawat diri dan berani mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Selain itu, penting bagi wanita untuk merasa bangga menjadi diri sendiri dan menjaga hati agar kecantikan dari dalam dapat terpancar dengan jelas.
Prilly Latuconsina adalah seorang aktris yang telah meraih banyak prestasi di dunia perfilman. Ia berhasil mencetak kesuksesan di box office dengan berbagai film seperti Danur, Hangout, Kukira Kau Rumah, dan Ketika Berhenti di Sini.
Selain itu, ia juga mendapatkan Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik untuk perannya dalam film Budi Pekerti.
Berbagai Bidang
Dalam acara tersebut, Prilly Latuconsina dikenalkan sebagai brand ambassador untuk Implora. Asa Sabanul Karimah, Junior Brand Manager Implora, memberikan penjelasan mengenai pemilihan Prilly sebagai duta merek. Pertimbangan utama dalam keputusan ini adalah prestasi yang telah diraihnya.
"Kepribadian Prilly yang berani menunjukkan bakat dalam banyak bidang, memiliki prestasi atas tiap bakatnya, punya jiwa sosial, dan kepedulian tinggi, serta selalu mencoba eksplorasi hobi juga pengalaman baru," ungkapnya.
Keberanian Prilly dalam mengeksplorasi berbagai bidang menjadi salah satu alasan utama mengapa dia dipilih. Asa Sabanul Karimah menambahkan bahwa sikap sosial dan kepedulian Prilly terhadap lingkungan juga menjadi nilai tambah. Dengan berbagai prestasi yang dimiliki, Prilly diharapkan dapat menginspirasi banyak orang. Hal ini sejalan dengan visi Implora untuk menghadirkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Prilly Latuconsina, sebagai seorang publik figur, selalu menjaga penampilannya agar dapat meningkatkan rasa percaya diri ketika berinteraksi dengan banyak orang. Menurut Asa Sabanul, "Prilly menunjukkan karakter Urban Series sebagai rangkaian makeup kami yang bold dan flawless." Urban Series dimulai dengan peluncuran Urban Lip Cream Matte dan kini telah berkembang dengan beberapa produk tambahan, seperti Urban Eyebrow Pencil, Urban Liquid Eyeliner, serta Urban Volume Mascara. Prilly merasa senang ketika terpilih sebagai duta produk ini.
Dia menyatakan, "Prilly senang, langsung oke karena ingin menginspirasi banyak orang tampil cantik dan berani jadi diri sendiri." Prilly juga berkomitmen untuk melakukan hal-hal positif, meskipun itu merupakan tantangan baru baginya, seperti menjadi produser film dan mendirikan rumah produksi Sinemaku Pictures," pungkasnya. Dengan semangat tersebut, Prilly berharap dapat mendorong banyak orang untuk berani mengekspresikan diri mereka.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1380637/original/001329300_1477021257-Infografis_Film_Indonesia_revisi.jpg)