Mengenang Kang Mus, Jejak Karier dan Kehidupan Ikonik Epy Kusnandar
Simak lengkap Profil Artis Senior Epy Kusnandar, pemeran "Kang Mus" yang legendaris, dari perjalanan karier gemilang hingga kehidupan pribadinya.
Dunia hiburan Tanah Air berduka atas kepergian salah satu aktor senior terbaiknya, Epy Kusnandar, yang dikenal luas sebagai "Kang Mus" dalam sinetron populer "Preman Pensiun". Aktor kelahiran Garut ini menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 3 Desember 2025, di usia 61 tahun, menyisakan kenangan mendalam bagi keluarga, rekan, dan jutaan penggemar setianya.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, mengonfirmasi kepergian sosok yang telah mendedikasikan lebih dari seperempat abad hidupnya untuk seni peran Indonesia.
Epy Kusnandar telah meninggalkan jejak tak terhapuskan melalui akting autentik dan karakter kuat yang selalu ia bawakan di layar kaca maupun layar lebar.
Sepanjang karirnya, Epy Kusnandar tidak hanya dikenal sebagai aktor yang produktif, tetapi juga sebagai pribadi yang humoris dan berkarakter, menjadikannya ikon yang dicintai banyak kalangan. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif profil, perjalanan karir, kehidupan pribadi, serta warisan abadi yang ditinggalkan oleh pemeran "Kang Mus" ini.
Mengenang Sosok Epy Kusnandar: Kehidupan Awal dan Pendidikan
Epy Kusnandar, dengan nama lengkap Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa, lahir di Garut, Jawa Barat, pada tanggal 1 Mei 1964. Sejak masa sekolah menengah, ketertarikannya pada dunia seni peran sudah sangat terlihat jelas, di mana ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan teater.
Meskipun menamatkan pendidikan SMA pada tahun 1983, Epy baru melanjutkan studi formalnya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 1989. Di kampus seni ternama tersebut, ia semakin mengasah bakat aktingnya dan memperdalam ilmu seni peran melalui partisipasi aktif di berbagai sanggar teater, termasuk Pantomim Sena Didi dan Theater Aristokrat. Pengalaman dan pendidikan ini membentuk fondasi kuat bagi karir aktingnya di kemudian hari.
Jejak Karir Gemilang di Dunia Seni Peran
Epy Kusnandar memulai debut karir profesionalnya di dunia seni peran melalui serial televisi "1 Kakak 7 Ponakan" pada tahun 1996. Sejak saat itu, kiprahnya di industri hiburan semakin bersinar, membintangi banyak judul film, film pendek, serial televisi, serial web, hingga FTV.
Nama Epy Kusnandar mulai dikenal luas oleh publik setelah memerankan tokoh Dadang, seorang satpam dengan tiga istri, dalam komedi situasi "Suami-Suami Takut Istri" pada tahun 2007. Namun, puncak popularitasnya tercapai saat ia memerankan tokoh Muslihat atau "Kang Mus" dalam sinetron "Preman Pensiun". Karakter "Kang Mus" begitu melekat kuat di ingatan penonton, menjadikannya aktor dengan karakter yang kuat dan autentik.
Sinetron "Preman Pensiun" yang pertama kali tayang pada 12 Januari 2015 ini berhasil bertahan selama beberapa musim dan bahkan diangkat menjadi film layar lebar. Selain "Preman Pensiun" dan "Suami-Suami Takut Istri", Epy juga tampil dalam sinetron lain seperti "Asyiknya Geng Hijau", "Kejar Kusnadi", "Safa dan Marwah", dan "The Adventures of Suparman", menunjukkan produktivitasnya yang luar biasa.
Sepanjang karirnya, Epy Kusnandar telah membintangi beragam film layar lebar dari berbagai genre. Film pertamanya adalah "Petualangan Sherina" pada tahun 2000, di mana ia berperan sebagai Upay. Koleksi filmnya mencakup judul-judul populer yang menunjukkan fleksibilitas aktingnya.
- Maskot (2006)
- I Love You, Om (2007)
- Kamulah Satu-Satunya (2007)
- Get Married (2007)
- The Tarix Jabrix (2008)
- Takut: Faces of Fear (2008)
- Tri Mas Getir (2008)
- Si Jago Merah (2008)
- Romeo Juliet (2009)
- Paku Kuntilanak (2009)
- Love and Faith
- Hijab
- The Night Comes For Us
Selain berakting, Epy Kusnandar juga sempat menunjukkan bakatnya di dunia tarik suara. Ia merilis beberapa lagu, termasuk single "Bukan Manusia Baja" pada tahun 2010 dan "Cinta yang Terluka" pada tahun 2013. Ini membuktikan bahwa Epy adalah seniman serba bisa yang tidak terbatas pada satu medium saja.
Kehidupan Pribadi, Perjuangan Kesehatan, dan Keluarga
Dalam kehidupan pribadinya, Epy Kusnandar pernah menikah dua kali. Dari pernikahan pertamanya, ia dikaruniai dua orang anak, Qodrat Pratama Putra (lahir 1990) dan Damar Rizal Marzuki (lahir 1992), yang juga mengikuti jejak ayahnya di dunia seni peran dan menjadi dosen di IKJ.
Pada 27 Juli 2008, Epy menikah untuk kedua kalinya dengan Karina Ranau, seorang pemeran. Pernikahan mereka dikaruniai seorang putra bernama Quentin Stanislavski Kusnandar (lahir 2009). Meskipun sempat diwarnai isu keretakan rumah tangga pada tahun 2013, pasangan ini berhasil mempertahankan keutuhan keluarga mereka.
Epy Kusnandar juga memiliki riwayat perjuangan kesehatan yang serius. Ia pernah didiagnosis mengidap tumor otak dan divonis hanya bisa bertahan empat bulan. Namun, dengan semangat pantang menyerah, Epy memutuskan untuk menempuh pengobatan alternatif dan menjalani gaya hidup sehat. Istrinya, Karina Ranau, mengungkapkan bahwa Epy sembuh dari tumor otak setelah mengonsumsi sarang semut.
Setelah pulih, Epy kembali aktif beraktivitas, termasuk syuting sinetron, dan sempat menggeluti bisnis makanan bersama sang istri di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Kisah perjuangan kesehatannya menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan ketangguhan dan semangat hidupnya.
Penghargaan dan Warisan Abadi
Dedikasi Epy Kusnandar terhadap seni peran juga diakui secara resmi melalui berbagai penghargaan bergengsi. Pada Festival Film Indonesia 2012, ia berhasil meraih penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Pria FTV Terbaik. Ini merupakan penghargaan kedua baginya dari ajang yang sama, menunjukkan konsistensi kualitas aktingnya.
Epy Kusnandar adalah aktor karakter yang sangat produktif, dikenal dengan kemampuan aktingnya yang kuat dan autentik. Ia telah memberikan kontribusi besar bagi perfilman dan pertelevisian Indonesia melalui berbagai peran ikoniknya yang tak terlupakan. Warisan Epy Kusnandar akan terus dikenang melalui karya-karyanya yang abadi dan pengaruhnya terhadap perkembangan dunia seni peran di Indonesia.
Berpulangnya Sang Aktor Senior
Dunia hiburan Indonesia kembali berduka atas kepergian aktor senior Epy Kusnandar. Ia meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 14.24 WIB, di usia 61 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh sang istri, Karina Ranau, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu siang, sekitar pukul 15.00 WIB, yang langsung mengejutkan banyak pihak.
Karina Ranau menuliskan, "Innalillahi wainnalillahi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa," dalam pesan yang penuh duka. Jenazah disemayamkan di rumah duka Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman Epy Kusnandar dijadwalkan dilaksanakan pada keesokan harinya, Kamis, 4 Desember 2025, pukul 08.00 WIB, di TPU Jeruk Purut.
Kepergian "Kang Mus" ini terbilang mendadak dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan-rekan artis, penggemar, serta seluruh pekerja industri perfilman. Epy Kusnandar meninggalkan seorang istri tercinta, Karina Ranau, serta tiga orang anak, dan kenangan hangat kebersamaan bersama keluarga kini hanya tinggal sejarah. Sosoknya akan selalu dirindukan dan karyanya akan abadi.