Makeover Total! Pendopo Irfan Hakim Usai 2 Tahun Tak Digunakan, Ini 8 Fotonya
Setelah dua tahun tidak digunakan, Pendopo Irfan Hakim kini telah selesai direnovasi dengan tambahan taman, kolam koi, dan aviary yang baru.
Pendopo yang dimiliki oleh Irfan Hakim sempat tidak digunakan secara maksimal selama sekitar dua tahun. Selama waktu itu, bangunan tersebut terlihat kurang terawat karena jarang digunakan untuk kegiatan keluarga maupun acara khusus.
Kondisi tersebut akhirnya mendorong Irfan Hakim untuk melakukan renovasi agar bangunan tersebut kembali nyaman untuk digunakan. Renovasi ini dilakukan dengan fokus pada perbaikan struktur, penataan taman, dan penambahan berbagai fasilitas pendukung di sekitarnya.
Proses renovasi dilakukan secara intensif hingga semua bagian utama selesai diperbarui. Hasilnya, tampilan pendopo kini jauh lebih rapi, estetik, dan fungsional dibandingkan dengan keadaan sebelumnya.
Berikut potret pendopo Irfan Hakim setelah direnovasi, dikutip dari kanal YouTube deHakims Channel pada Selasa (17/3).
Sistem drainase di sekitar pendopo berfungsi untuk melindungi rumput dan lantai
Pada gambar pertama, tampak bagian pinggir lantai pendopo yang langsung berhubungan dengan halaman rumput. Renovasi pada area ini difokuskan untuk mengelola air hujan agar tidak merusak taman atau struktur bangunan.
Sistem drainase yang sederhana telah diterapkan dengan menambahkan jalur kerikil di sepanjang sisi pendopo. Kerikil tersebut diletakkan tepat di bawah tepi atap pendopo, sehingga air hujan yang jatuh dapat langsung terserap sebelum menyentuh tanah.
Metode ini efektif dalam mencegah terjadinya genangan air yang dapat membuat tanah menjadi terlalu lembap.
Selain itu, jalur kerikil juga berfungsi untuk mengurangi percikan lumpur yang sering muncul saat hujan deras.
Kolam Koi yang Berfungsi Sebagai Tempat Relaksasi di Samping Pendopo
Foto kedua menampilkan kolam ikan koi yang terletak di samping pendopo. Renovasi di area ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan harmonis dengan taman di sekitarnya.
Dengan adanya kolam koi, area ini menjadi lebih hidup dan memberikan efek menenangkan. Kolam dirancang memanjang, sehingga memberikan lebih banyak ruang bagi ikan untuk bergerak. Finishing tepi kolam berwarna gelap, yang membuat air terlihat lebih dalam dan kontras dengan warna ikan koi yang cerah.
Di belakang kolam, terdapat area deck kayu yang dapat digunakan sebagai tempat duduk santai untuk menikmati keindahan taman.
Tangga utama berfungsi sebagai akses megah menuju pendopo
Foto ketiga memperlihatkan tangga utama yang berfungsi sebagai akses masuk ke pendopo dari halaman bawah. Tangga ini dirancang cukup lebar dan simetris, sehingga memberikan kesan megah seperti yang terlihat pada bangunan pendopo tradisional Jawa.
Elemen tangga ini juga berperan sebagai transisi visual antara area taman dan ruang utama. Di kedua sisi tangga terdapat pegangan tangan yang meningkatkan keamanan saat pengguna bergerak naik atau turun.
Selain itu, pendopo dibangun pada elevasi yang lebih tinggi dibandingkan halaman.
Posisi ini tidak hanya melindungi bangunan dari kelembapan tanah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan sirkulasi udara di dalam pendopo.
Lahan rumput yang luas siap untuk berbagai kegiatan
Foto keempat menunjukkan area halaman rumput yang luas di depan pendopo. Ruang ini dirancang agar terbuka tanpa banyak elemen keras, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan.
Halaman yang demikian sangat ideal untuk berkumpul bersama keluarga atau menyelenggarakan acara kecil. Penataan rumput yang rapi menciptakan kesan taman yang bersih dan luas.
Di bagian belakang, terdapat vegetasi berupa tanaman merambat dan beberapa pohon besar yang memberikan latar belakang alami. Selain memperindah taman, keberadaan vegetasi ini juga berkontribusi menciptakan suasana yang lebih sejuk.
Kandang burung besar yang terletak di taman
Foto kelima menunjukkan sebuah aviary, yaitu kandang burung besar yang terletak di dalam taman. Kandang ini dirancang dengan rangka besi yang tinggi dan dilapisi jaring, sehingga burung dapat bergerak dengan lebih leluasa.
Desain ini memberikan burung ruang terbang yang luas, mendekati kondisi habitat alaminya. Di dalam aviary, terdapat elemen batang pohon yang berfungsi sebagai tempat hinggap alami bagi burung, menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Di sekitar area kandang, terdapat tanaman rambat dan semak yang turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang alami. Penataan ini tidak hanya membuat taman terlihat lebih menarik, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang yang ideal bagi satwa peliharaan.
Pengaturan halaman dari arah pendopo
Foto yang keenam memperlihatkan sudut pandang pendopo setelah proses renovasi selesai dilakukan. Tiang-tiang atau soko pada pendopo kini tampak lebih segar berkat kombinasi warna krem muda dan aksen garis gelap di bagian bawah.
Fondasi batu yang terdapat pada setiap tiang juga menunjukkan kekokohan dan memberikan kesan yang elegan.
Di sepanjang tepi pendopo, terlihat jalur kerikil yang berfungsi sebagai area resapan air. Selain itu, pagar besi dengan desain minimalis di sisi tertentu menambah keamanan tanpa menghalangi pandangan ke halaman di bawah.
Vegetasi yang tertata rapi di bagian depan juga memberikan bingkai alami yang menambah keindahan bangunan joglo ini.
Koneksi antara Pendopo dan Mega Aviary yang terkenal
Gambar ketujuh menunjukkan keterkaitan visual antara pendopo dan mega aviary yang terletak di kawasan rumah Irfan Hakim. Dari perspektif ini, terlihat bahwa pendopo memiliki pandangan langsung menuju kubah besar aviary, yang menambah keindahan pemandangan. Penataan yang dilakukan memberikan kesan eksklusif pada area pendopo.
Di antara kedua bangunan tersebut terdapat halaman rumput yang luas, yang berfungsi sebagai ruang terbuka untuk berbagai aktivitas luar ruangan.
Lawn yang terawat dengan baik menciptakan suasana komunal yang nyaman dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni. Selain itu, detail ukiran kayu yang menghiasi bagian bawah atap pendopo juga dapat diamati dengan jelas dari sudut pandang ini.
Desain atap joglo dan ruang interior pendopo yang luas
Foto kedelapan memperlihatkan keindahan struktur utama pendopo setelah proses renovasi selesai. Atap joglo yang memiliki tumpang sari yang tinggi menjadi salah satu elemen yang paling mencolok dalam desain tersebut. Penggunaan genteng dari tanah liat tidak hanya memberikan nuansa tradisional, tetapi juga membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk.
Di dalam pendopo, terdapat lampu gantung dengan desain klasik yang menyuplai pencahayaan hangat. Ruang interior terlihat lebih luas karena minimnya sekat dan furnitur yang berlebihan. Di bagian belakang, pepohonan yang tinggi berfungsi sebagai latar alami dan juga memberikan perlindungan dari sinar matahari yang menyengat.
Silakan ajukan pertanyaan mengenai Pendopo Irfan Hakim
Selama dua tahun, pendopo milik Irfan Hakim tidak digunakan. Hal ini disebabkan oleh perlunya penataan dan renovasi agar pendopo tersebut menjadi lebih nyaman dan teratur.
Proses renovasi yang dilakukan pada pendopo Irfan Hakim mencakup beberapa aspek penting. Di antaranya adalah perbaikan sistem drainase, penataan taman, perbaikan tangga utama, pembuatan kolam koi, pengaturan halaman rumput, serta penataan aviary.
Kolam koi yang terletak di dekat pendopo memiliki fungsi yang cukup signifikan. Kolam ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen relaksasi, tetapi juga berperan sebagai titik fokus yang memperindah area taman.
Aviary yang ada di rumah Irfan Hakim merupakan kandang burung yang cukup besar. Dengan desain tersebut, burung-burung dapat terbang lebih leluasa, mirip dengan kondisi di habitat aslinya.
Pendopo biasanya dibangun lebih tinggi dari permukaan tanah karena beberapa alasan. Salah satunya adalah untuk menghindari kelembapan dari tanah, meningkatkan sirkulasi udara, serta memberikan kesan megah pada bangunan tersebut.