Irfan Hakim sangat jatuh cinta pada beragam satwa. Di rumahnya, ia miliki aviary hingga kolam ikan besar bernama megatank. Tak puas hanya itu saja, Irfan membuat akuarium ikan baru khusus untuk ikan hiu. Untuk membuat kolam tersebut, benarkah Irfan merogoh kocek hingga miliaran rupiah?
Dalam video di kanal YouTube Alshad Ahmad dengan judul 'Irfan Hakim Pelihara Ikan Hiu di Rumah ! Ikan Koi Jepang jadi Santapan Ikan Hiu ! Berasa di Seaworld' yang tayang 14 Mei 2025, Alhad melongo lihat kolam ikannya. Yuk, intip beberapa fotonya berikut ini.
Advertisement
Penampakan Kolam Ikan Hiu
Beginilah penampakan kolam ikan hiu milik Irfan Hakim yang ada di lantai dua kantor barunya. Disebut kolam ikan menggantung, kehadiran ikan hiu di dalamnya nampak sangat keren dan tak biasa. Irfan begitu puas karena miliki koleksi satwa baru.
Di rumahnya, Irfan memiliki beberapa akuarium ikan dan salah satunya yang terbesar adalah megatank. Ia kemudian membangun aviary di samping kediamannya yang juga membuat heboh. Irfan memang tak main-main dala menyalurkan kecintaannya terhadap satwa.
Advertisement
Di Luar Nalar
Alshad menempuh perjalanan jauh dari Bandung ke Jakarta hanya untuk melihat akuarium baru Irfan Hakim. Setelah melihatnya, Alshad menyebut jika kolam ikan hiu ini benar-benar di luar nalar. Tak pernah terpikir ada orang memelihara ikan hiu di dalam rumah.
"Ada yang baru, ini cukup di luar nalar ya bagi saya. A Irfan punya ikan hiu di rumah guys," kata Alshad.
"Emang ini di luar akal sehat beneran?," tanya Irfan.
"Siapa orang pelihara ikan hiu? Orang kan biasanya ikan hiu gini ada dikonsumsi ya, tapi kalau pelihara kan mahal banget. Aku tahunya mahal doang tapi detailnya gak tahu," ungkap Alshad.
Advertisement
Sudah Direncanakan Sejak Lama
Sebenarnya, Irfan sudah memiliki keinginan membuat akuarium ikan hiu sejak lama, bahkan bersamaan dengan ia membangun aviary. Namun, kala itu dalam masa pandemi di mana bahan baku untuk pembuatan akuarium masih sangat mahal. Untuk kacanya saja, harganya mencapai miliaran rupiah.
"Jadi sebetulnya rencana pembuatan akuarium ini diawali dengan pembuatan kantor ini juga. Kantor ini dibangun sama aviary juga pas pandemi. kacaanya doang dulu saat pandemi 1,5 miliar. akhirnya gak jadi. Tiba-tiba kemarin apa jadiin aja ya. Jadinya gini aja, akuarium gantung namanya," ungkap Irfan.
Advertisement
Air Laut
Irfan memang tak secara rinci menjelaskan tentang biaya pembuatan akuarium. Namun, dari kaca tiga lapis yang dipakai untuk pembuatan akuarium hingga tahan tak pecah jika dilempar bola biliar, sudah dipastikan harganya tak main-main.
Bukan hanya biaya pembuatannya saja, perawatannya juga tak kalah mahal. Apalagi akuarium ikan hiu itu berisi air laut.
"Ini pakai air laut jadi airnya tuh harus bener-bener terkontrol, pH-nya. Hujan ini kalau bocor tampias. Kalau hujan kadar garamnya akan kurang tapi kalau musim panas air yang menguap, garamnya akan meningkat jadi tambah air fresh. Kadar garam (harus dikontrol)," jelasnya.
Advertisement
Memakan Korban
Memelihara hewan yang miliki sifat ganas, seorang keeper ikan hiu menjadi korban. Tangannya kena gigit ikan hiu saat memberi makan hingga harus menjalani perawatan serius di rumah sakit.
"Ikan ini masih ganas banget. Ada keeper gue digigit," terang Irfan.
Ada lima ekor ikan hiu yang berada di dalam akuarium tersebut. Di mana semuanya merupakan pemberian. Irfan bercerita bahwa sebelumnya ia sempat terpikir untuk membuat akuarium ikan untuk aligator.
"Ini kebetulan dikasih. Dulu gue maunya air tawar, aligator. Gue nyari ikan yaang bagus dari bawah, atas, dan samping, salah satunya kan aligator. Kemarin heboh gak boleh. Akhirnya ya sudah jadi ikan hiu," jelasnya.