Klarifikasi Jerome Polin Usai Heboh Disebut Sombong Netizen Gara-Gara Tak Mau Diajak Foto Bareng
Jerome mengklarifikasi situasi yang membuatnya disalahpahami oleh banyak pengguna internet.
Jerome Polin akhirnya memberikan penjelasan mengenai tuduhan sombong yang sempat viral di media sosial. Dalam acara talkshow FYP yang disiarkan pada Rabu (14/5), Jerome mengklarifikasi situasi yang membuatnya disalahpahami oleh banyak pengguna internet.
Jerome menjelaskan kejadian tersebut berlangsung saat menghadiri sebuah pernikahan. Di tengah keramaian, ada seseorang yang meminta untuk berfoto bersamanya. Namun, karena saat itu sedang terburu-buru untuk pulang, ia terpaksa menolak permintaan tersebut.
"Bingung ya sebenarnya, waktu itu ceritanya lagi di acara pernikahan, terus ada yang minta foto, tapi karena aku-nya mau pulang, buru-buru, jadi nggak bisa foto, terus dibilang sombong. Ya manusia kan, ada rasa capek," ungkap anggota Waseda Boys tersebut, dikutip Kamis (15/5).
Dapat Dukungan dari Irfan Hakim
Pembawa acara FYP, Irfan Hakim, juga memberikan dukungan kepada Jerome. Ia menekankan sebagai publik figur, mereka pun memiliki kehidupan pribadi yang harus dihormati. Hal ini menunjukkan meskipun mereka dikenal luas, bukan berarti mereka tidak berhak untuk memiliki waktu sendiri.
Irfan berbagi pengalaman pribadinya ketika menghabiskan waktu bersama keluarganya. Terkadang, masyarakat meminta foto saat ia sedang bersantai di luar dengan anak-anaknya.
"Iya, harus dimengerti bahwa public figure pun punya kehidupan pribadi. Kalau aku biasanya ketika lagi sama anak-anak, terus ada yang minta foto," ungkapnya.
"Aku bilang 'Maaf ya, aku lagi bareng anak-anak dulu, karena anak-anak jarang main sama aku, sorry ya waktuku buat anak-anak, sebentar aja'." tutur Irfan Hakim.
Alasan Jerome Sekolah di Jepang
Dalam kesempatan itu, Jerome Polin menceritakan latar belakang keputusannya untuk melanjutkan pendidikan di Jepang. Ternyata, motivasi awal Jerome untuk belajar dengan giat dan akhirnya meraih beasiswa berawal dari impiannya semasa kecil yang ingin mengunjungi Disneyland.
"Awalnya mau ke Disneyland, dulu kan pas SD teman-teman liburannya ke luar negeri, ke Disneyland, aku juga pengin, tapi karena secara ekonomi orangtua nggak bisa, aku jadi mikir gimana caranya ke luar negeri, mau nggak mau cari beasiswa," ungkap Jerome dalam acara tersebut.
Akhirnya Bisa Main ke Disneyland
Semangat yang dimilikinya mendorongnya untuk terus belajar dengan giat, sehingga ia berhasil meraih beasiswa untuk studi di Jepang. Tidak hanya itu, impiannya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri juga terwujud, dan ia bahkan dapat mengunjungi Disneyland bersama keluarganya, sesuatu yang selalu ia impikan.
"Akhirnya belajar sampai dapat beasiswa, terus kesampaian ke Disneyland juga," tambah Jerome Polin.