Denise Chariesta Laporkan Mantan Karyawan Kasus Dugaan Penggelapan
Denise Chariesta melaporkan mantan karyawannya ke polisi atas dugaan pencurian piyama dan penggelapan uang hasil penjualan.
Selebriti Denise Chariesta melaporkan mantan karyawannya ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 8 April 2025. Laporan tersebut terkait dugaan pencurian dan penggelapan dana. Kejadian ini terungkap setelah Denise menyadari stok piyamanya habis tanpa peningkatan pendapatan yang signifikan. Ia menduga mantan karyawannya, seorang perempuan bernama Firda, telah mencuri piyama dan melakukan transaksi penjualan secara pribadi, mengalihkan uang ke rekeningnya sendiri.
Dugaan tersebut diperkuat oleh bukti percakapan WhatsApp yang menunjukkan beberapa pelanggan mentransfer uang langsung ke rekening pribadi Firda. Meskipun belum dapat memastikan total kerugian, Denise berencana memeriksa mutasi rekening dan data penjualan untuk menghitung kerugian yang dialaminya. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku.
Denise juga menyoroti sikap tidak profesional Firda yang mengundurkan diri tanpa pamit dan tanpa melakukan serah terima pekerjaan. Firda berhenti bekerja beberapa bulan sebelum Lebaran, tepatnya sekitar tanggal 20-an, meninggalkan Denise tanpa penjelasan yang memadai. Kejadian ini menimbulkan kerugian finansial dan ketidaknyamanan bagi Denise.
Mantan Karyawan Diduga Lakukan Penggelapan
Denise Chariesta mengungkapkan bahwa ia telah menyerahkan bukti-bukti berupa percakapan WhatsApp yang menunjukkan transfer uang dari pelanggan ke rekening pribadi Firda. Bukti tersebut menjadi dasar kuat bagi laporan polisi yang diajukan. "Banyak bukti transfer," ujar Denise saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu, 9 April 2025.
Ia menambahkan bahwa Firda, mantan asistennya, berhenti bekerja secara tiba-tiba tanpa memberikan penjelasan yang jelas. "Dia berhenti secara tidak profesional tanpa serah terima, tanpa menemui saya, tanpa mau bicara dengan baik-baik, dia langsung cabut sebelum Lebaran tanggal 20-an ya," ungkap Denise.
Ketidakprofesionalan Firda dalam pengunduran dirinya semakin memperkuat kecurigaan Denise akan adanya tindakan penggelapan. Kehilangan stok piyama dan bukti transfer yang mengarah pada Firda menjadi rangkaian peristiwa yang menguatkan dugaan tersebut.
Proses Hukum dan Investigasi
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan atas laporan Denise Chariesta. Mereka akan memeriksa bukti-bukti yang telah diserahkan, termasuk percakapan WhatsApp dan data transaksi keuangan. Proses investigasi akan menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan penangkapan tersangka.
Denise menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak kepolisian dalam proses penyelidikan. Ia berharap kasus ini dapat segera terungkap dan keadilan dapat ditegakkan. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik dan menyoroti pentingnya profesionalisme dalam dunia kerja.
Pihak kepolisian akan menelusuri seluruh bukti yang ada untuk memastikan kebenaran laporan Denise Chariesta. Proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku, dan hasilnya akan diumumkan kepada publik setelah penyelidikan selesai.