Cerita Pilu Dibalik Lagu 'Mangu' Fourtwnty yang Kembali Viral Usai Dikover Dewi Perssik
Video resmi Mangu yang diunggah di kanal YouTube Fourtwnty 2 tahun lalu itu pun telah mencapai 29 juta views.
Baru-baru ini Dewi Perssik menyanyikan lagu lama Fourtwnty yang berjudul Mangu. Kover lagu tersebut pun viral di media sosial.
Bahkan lirik lagu Mangu jadi trending nomor 1 di YouTube. Video resmi Mangu yang diunggah di kanal YouTube Fourtwnty 2 tahun lalu itu pun telah mencapai 29 juta views.
Di tengah popularitas lagu tersebut, Robby Geisha selaku produser Fourtwenty pun menceritakan kisah dibalik proses kreatif Mangu. Penasaran dengan cerita Mangu karya Fourtwnty yang ternyata berangkat dari kisah nyata? Simak ulasannya berikut ini.
Berangkat dari Kisah Nyata
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Robby selaku produser Fourtwnty menceritakan cerita dibalik lagu Mangu yang tengah viral di media sosial.
"Fourtwnty hiatus saat rakyat Indonesia sedang termangu mangunya. Kali ini saya akan ceritakan apa kisah di balik lagu mangu ini," kata Robby dikutip Kamis (15/5).
Robby mengaku cerita dari lagu Mangu merupakan kisah nyata yang dialami sahabatnya. Seorang sahabat ini sudah lama menikah.
"Ini adalah kisah nyata yang pilu. Kisah sahabat yang menginspirasi kami bersama menciptakan lagu ini," kata Robby.
Namun tiba-tiba kehidupan suami istri ini menghadapi masalah besar. Sang istri meminta izin kepada suaminya untuk berpindah keyakinan.
"Mereka sudah menikah sekian tahun, sampai akhirnya di suatu malam yang hening salah satu dari mereka dengan sangat sadar mengatakan kenyataan yang pahit," tulis Robby.
Langit Seketika Runtuh
“Papa, aku ingin pindah agama,” tulis Robby.
Mendengar permintaan tersebut hati sang suami hancur berkeping-kepingi. Dia hanya bisa termangu mendengar permintaan dari sang istri tercinta.
"Langit seakan runtuh malam itu. Hatinya termangu dan tertegun tanpa bisa berkata apa-apa. Ini tentang apa yang diyakini. Ego dan air mata kita jatuh bersama," kata Robby.
Tak Ada Jalan Keluar
Robby bilang tak ada yang bisa disalahkan dalam kondisi tersebut. Tak ada solusi yang tepat dari sebuah permintaan itu.
"Mungkin berdamai dengan apa yang kini terjadi adalah kunci masalah ini," kata Robby.
"Jujur pasti tidak akan mudah untuk aku beranjak dari rumah ini. Sekali lagi ini soal hati bukan tentang apa yang kita yakini," sambungnya.
Cara Berdoa yang Tak Lagi sama
Robby pun mengekspresikan lagu tersebut sebagai pergulatan batin yang tidak mudah bahkan tidak masuk logika. Bagaimana mungkin cara berdoa yang dulu sama kini menjadi berbeda.
"Gila !!! Tak masuk logika. Kau menggenggam dalam doa dan aku menadahnya di atas sajadah," tulis Robby.
Di akhir cerita Robby hanya menuliskan reff lagu Mangu.
Jangan paksakan fahamku kini tertuju.
Siapa yang tau ??!! Siapa yang mau ??!! Kini
Kau disana !!! Dan kini aku diseberangmu.
Cerita ini sulit di cerna, kisah kita sulit di terka. Kini kita berbeda arah kiblatnya.