Waktu Terbaik Untuk Pesan Tiket Kereta Api Lebaran, Hindari Dua Hari Ini
Moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berpergian.
Moda transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berpergian. Termasuk untuk perjalanan mudik lebaran Idulfitri 2025.
Kereta api banyak dipilih karena waktu tempuh yang relatif singkat dibandingkan moda angkutan darat lainnya. Hal ini menjadi alasan tiket kereta api kerap ludes terjual saat musim mudik lebaran Idulfitri, meski pemesanan baru dibuka.
Berikut rekomendasi waktu terbaik untuk pemesanan tiket kereta api dirangkum berbagai sumber
5 Waktu Terbaik
1. Pesan jauh-jauh hari
PT KAI telah membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran Idulfitri 2025 sejak 21 Maret. Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan dari H-45 sebelum tanggal keberangkatan untuk mendapatkan harga terbaik.
“Tiket Lebaran H-10 atau tanggal 21 Maret 2025 sudah dapat dipesan melalui Access by KAI. Jangan sampai kehabisan, segera rencanakan perjalanan Anda dan dapatkan tiket dengan harga terbaik,” ungkap Anne beberapa waktu lalu.
2. Hindari pemesanan di hari-hari sibuk
Untuk mendapatkan tiket kereta api rute favorit, Anda sebaiknya menghindari pemesanan di hari-hari sibuk. Sejumlah situs penjualan tiket online, Jumat atau Minggu menjadi hari yang patut Anda hindari untuk pemesanan tiket kereta api
3. Pesan di pagi hari
Selanjutnya, waktu terbaik untuk melakukan pemesan tiket kereta api ialah di pagi hari. Hal ini karena sistem penjualan baru diupdate, sehingga Anda dapat lebih leluasa untuk menentukan perjalanan dan memilih nomor kursi.
4. Beli melalui aplikasi KAI Acces
Saat ini, PT KAI memfokuskan penjualan tiket kereta api secara online melalui KAI Acces maupun mitra penjualan resmi.
Selain itu, aplikasi KAI Acces juah kerap menyediakan informasi terkait diskon tiket kereta api saat momen libur hari raya keagamaan.
5. Memilih Rute Transit
Opsi rute transit bisa menjadi alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan rute langsung. Misalnya, jika Anda berencana ke Yogyakarta dari Jakarta, Anda bisa memilih rute Jakarta-Bandung dilanjutkan Bandung-Yogyakarta yang terkadang total harganya lebih murah dibanding rute langsung.
Namun, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat memilih rute transit. Antara lain, waktu transit yang cukup, jarak antar stasiun transit, total waktu perjalanan, hingga biaya tambahan selama transit.