Upaya MITG Cetak SDM Maritim Indonesia Berkualitas
Salah satunya melalui penyediaan simulator, peralatan laboratorium, dan alat-alat peraga yang berkualitas tinggi dengan layanan purna jual yang prima.
MultiIntegra Technology Group (MITG) berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan sumber daya manusia maritim Indonesia. Salah satunya melalui penyediaan simulator, peralatan laboratorium, dan alat-alat peraga yang berkualitas tinggi dengan layanan purna jual yang prima.
Selain itu, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Politeknik Maritim AMI Makassar, dan sudah berjalan selama 15 tahun. Polimarim AMI Makassar tercatat memberi kontribusi kepada pembangunan nasional SDM Sektor Transportasi khususnya Sub Sektor Transportasi Laut dengan jumlah lulusan lebih dari 10.000 orang.
CEO dan jajaran Direksi MultiIntegra Technology Group (MITG) baru-baru ini melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar atas kerjasama yang selama 15 tahun.
"Selain itu, penganugerahan kepada Polimarim AMI Makassar sebagai Lembaga diklat maritim pertama di Indonesia yang mendapat penghargaan dari MultiIntegra Technology Group karena rentang waktu kerja sama yang sudah berlangsung lebih dari 15 tahun," ucap CEO MultiIntegra Technology Group (MITG) Aloys Sutarto dikutip di Jakarta, Rabu (11/2).
Ada juga pencapaian yang ditorehkan oleh Polimarim AMI Makassar, salah satunya mampu mempertahankan Approval Program Diklat Kepelautan dari Dirjen Perhubungan Laut lebih dari 10 tahun.
Polimarim AMI Makassar juga memiliki akreditasi institusi dan akreditasi Program Pendidikan dari BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dan LAM (Lembaga Akreditasi Mandiri) minimal Baik Sekali.
Program Pendidikan di Kampus
Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar, Amrin menyampaikan bahwa Politeknik Maritim AMI Makassar melaksanakan program pendidikan tinggi kemaritiman Diploma III, Diploma IV dan Magister Terapan serta kursus singkat program keterampilan pelaut berbasis Konvensi Internasional Standard of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1978 beserta amandemennya.
"Dalam pelaksanaan program D-III dan D-IV Kepelautan serta Magister Terapan, selain mengikuti ketentuan nasional seperti UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan ketentuan-ketentuan yang diterbitkan Kemendiktisaintek serta Kemenhub, Politeknik Maritim AMI Makassar selaku perguruan tinggi vokasi juga mengikuti ketentuan STCW Code Section A-I/6 Training and Assessment dengan menerapkan STCW Code Section A-I/12 Standards governing the use of simulators secara konsisten dengan cara melengkapi politeknik dengan simulator yang berkualitas tinggi yang sanggup menyimulasikan semua training scenario secara sempurna, serta bisa dipakai sebagai media asesmen dan sarana ujian komprehensif dalam rangka sertifikasi keahlian pelaut,” kata Amrin.
CEO MultiIntegra Technology Group (MITG) Aloys Sutarto mengatakan, pihaknya mengetahui program International Maritime Organization (IMO) Green Voyage 2050 dan teknologi MASS (Maritime Autonomous Surface Ship), namun dalam penyediaan simulator pihaknya berusaha sejauh mungkin untuk tidak memberatkan lembaga diklat.
"Sehingga kami menyediakan mulai dari jenis simulator Part Task, Full Mission Simulator, Smart Simulation berbasis Cloud, sampai Simulator berbasis Mixed Realities yang memadukan virtual reality dengan augmented reality untuk Nautika, Teknika, Electro Technical Officer (ETO) serta Radio Elektronika dan Operator Radio (REOR),” kata Aloys Sutarto.
"Kunjungan kami kali ini selain untuk silaturahmi dan penyerahan penghargaan, juga untuk memperkuat kerjasama yang telah terjalin sejak 15 tahun yang lalu," tutupnya.