Unik, Rumah di Desa Ini Tak Pakai Pintu dan Warganya Tak Pernah Takut Maling
Anehnya, meski terbuka sepanjang waktu, nyaris tak pernah ada kasus pencurian yang terjadi.
Bayangkan hidup tanpa pintu di rumah Anda. Tak ada penghalang antara ruang pribadi dan dunia luar. Tak ada gembok, tak ada kunci. Tapi inilah kenyataan yang dijalani penduduk Shani Shingnapur, sebuah desa kecil di negara bagian Maharashtra, India.
Di sini, setiap rumah berdiri tanpa pintu hanya menyisakan kusen sebagai penanda. Anehnya, meski terbuka sepanjang waktu, nyaris tak pernah ada kasus pencurian yang terjadi.
Melansir dari Times Of India, keunikan ini bukan tanpa alasan. Masyarakat Shani Shingnapur menggantungkan seluruh kepercayaan mereka kepada Dewa Shani, dewa Saturnus dalam kepercayaan Hindu.
Mereka percaya, selama desa ini dilindungi oleh Dewa Shani, tak satu pun kejahatan akan luput dari pengawasannya, dan siapa pun yang berani mencuri akan mendapat kutukan berupa kebutaan, gangguan mental, atau nasib buruk selama tujuh tahun.
Asal-usul kepercayaan ini bermula sekitar 400 tahun silam. Konon, sebuah batu hitam misterius ditemukan di tepi Sungai Panasnala. Saat seorang warga menusuk batu itu dengan tongkat tajam, batu tersebut mengeluarkan darah.
Malam harinya, pria itu bermimpi didatangi Dewa Shani yang mengaku bahwa batu tersebut adalah perwujudannya. Ketika ditawari kuil oleh warga, sang dewa menolak, dan menyatakan ingin tetap berada di tengah desa tanpa tempat bernaung, agar bisa mengawasi langsung segala bentuk kejahatan. Ia pun berjanji akan melindungi seluruh desa dari bahaya dan musibah.
Sejak saat itu, penduduk desa menyingkirkan semua pintu dan kunci dari rumah mereka. Mereka pergi meninggalkan rumah berjam-jam, bahkan berhari-hari, tanpa rasa takut.
Celaka Jika Memakai Pintu
Cerita rakyat bahkan menyebutkan seorang pria yang berani membangun pintu rumahnya mengalami kecelakaan keesokan harinya, seolah menjadi peringatan bahwa kepercayaan terhadap Dewa Shani tak boleh diingkari.
Kepercayaan ini tidak hanya terbatas pada rumah warga. Kantor polisi, kantor pos, hingga toko-toko di Shani Shingnapur pun dibangun tanpa pintu.
Pada tahun 2011, bank UCO membuka cabang pertamanya di desa ini dengan konsep ‘tanpa kunci’. Meski dilengkapi pintu kaca dan kunci elektromagnetik yang dikendalikan dari jarak jauh, tampilannya tetap sejalan dengan nilai-nilai lokal.
Hebatnya, kepercayaan masyarakat terhadap Dewa Shani benar-benar membuahkan hasil. Selama beberapa dekade terakhir, tak pernah ada laporan pencurian besar yang tercatat di desa ini.
Keyakinan Warga Tak Goyah
Kalaupun ada, jumlahnya sangat minim dan dianggap tak cukup kuat untuk menggoyahkan keyakinan warga terhadap sistem ‘keamanan ilahi’ yang mereka anut.
Kini, Shani Shingnapur tak hanya dikenal sebagai desa tanpa pintu, tetapi juga sebagai destinasi unik yang menarik perhatian wisatawan dari seluruh India.
Kuil Dewa Shani yang dulunya hanya sebuah batu kini telah berkembang menjadi kompleks megah, berdiri di atas lahan luas berkat persembahan para pengikutnya.
Desa ini menjadi bukti bahwa dalam dunia yang serba waspada dan penuh kecurigaan, masih ada tempat di mana kepercayaan dan keyakinan menjadi tameng yang tak terlihat namun begitu kuat menjaga ketertiban.