TP PKK Babel Sukses Kembangkan Kebun Digital, Panen Perdana Berkah untuk Masyarakat
Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses mengembangkan Kebun Digital TP PKK Babel sebagai percontohan pemanfaatan pekarangan rumah, hasilnya dibagikan ke panti dan dijual terjangkau.
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengembangkan proyek percontohan kebun digital. Inisiatif ini didukung penuh oleh Bank Indonesia Perwakilan Babel dan Dinas Pertanian setempat, menandai langkah maju dalam pemanfaatan lahan terbatas.
Kebun digital yang berlokasi di Pangkalpinang ini telah menunjukkan hasil positif dengan panen perdana yang sukses. Pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci utama dalam menekan risiko gagal panen, memastikan keberlanjutan produksi hortikultura.
Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menyatakan bahwa program ini bertujuan mengoptimalkan pekarangan rumah untuk penanaman hortikultura. Hasil panen perdana pun telah dibagikan kepada panti sosial dan dijual dengan harga terjangkau kepada masyarakat sekitar.
Inovasi Kebun Digital untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Pengembangan kebun digital ini merupakan kolaborasi strategis antara TP PKK Babel, Bank Indonesia Perwakilan Babel, dan Dinas Pertanian setempat. Proyek ini dinamakan Kebun PKK Cikar, yang berfungsi sebagai model pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman hortikultura.
Berbagai jenis tanaman sayuran, cabai, dan tanaman obat keluarga ditanam di kebun percontohan ini. Penerapan teknologi digital memungkinkan pemantauan pertumbuhan tanaman secara lebih efisien, sehingga intervensi dapat dilakukan tepat waktu dan risiko gagal panen dapat diminimalisir secara signifikan.
Noni Hidayat Arsani menekankan bahwa keberhasilan Kebun Digital TP PKK Babel ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. "Pola penerapan teknologi ini bisa kita kembangkan di tempat-tempat lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga," ujarnya, menunjukkan potensi replikasi program ini.
Pemanfaatan teknologi dalam Kebun Digital TP PKK Babel membuktikan bahwa pertanian modern dapat diimplementasikan bahkan di skala rumah tangga. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga.
Dampak Sosial dan Ekonomi dari Kebun Digital TP PKK Babel
Hasil panen perdana dari kebun digital ini tidak hanya berhenti pada aspek produksi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Sebagian hasil panen dibagikan kepada pengurus Panti Sosial Bina Serumpun dan Panti Asuhan RUTH di Pangkalpinang.
Pembagian hasil panen ini merupakan wujud kepedulian sosial TP PKK Babel dan upaya untuk berbagi keberkahan. Selain itu, produk segar dari Kebun Digital TP PKK Babel juga dijual dengan harga terjangkau kepada pegawai dan warga sekitar, memberikan akses pangan sehat yang lebih mudah.
Ketua TP PKK Babel secara simbolis menyerahkan hasil panen kepada perwakilan dua panti sosial tersebut. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk meninjau fasilitas panti dan berinteraksi langsung dengan para penghuni, mempererat tali silaturahmi.
Program kebun digital ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada distribusi yang adil dan memberikan manfaat langsung kepada komunitas. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui inovasi pertanian.
Sumber: AntaraNews