Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara (Barut) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat ketahanan pangan. Hal ini guna mendukung kemandirian keluarga serta peran perempuan dalam pembangunan daerah. Inisiatif ini berfokus pada implementasi langsung program PKK yang produktif, berpusat pada pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.
Ketua TP PKK Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan hal tersebut di sela-sela kegiatan panen kebun PKK setempat. Acara panen ini berlangsung di Muara Teweh pada Jumat, 20 Februari 2026. Keberhasilan panen kali ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi anggota maupun masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh nyata.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi keluarga-keluarga di Barito Utara. Tujuannya adalah untuk terus menanam dan mengelola pekarangan secara berkelanjutan. Langkah ini merupakan wujud nyata dari upaya TP PKK dalam menggerakkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber daya keluarga.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Lahan Pekarangan untuk Kesejahteraan
Maya Savitri menegaskan bahwa memetik hasil kebun TP PKK bukan sekadar kegiatan simbolis. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata komitmen mereka dalam menggerakkan pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Dari pekarangan rumah, keluarga memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, optimalisasi lahan pekarangan juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Program ini mendorong setiap keluarga untuk melihat potensi di sekitar mereka, mengubah lahan kosong menjadi sumber daya bernilai. Dengan demikian, setiap anggota keluarga dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mandiri secara pangan dan ekonomi.
Pemanfaatan pekarangan tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kemandirian. Hal ini juga memicu kreativitas serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Inisiatif ini menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan komunitas yang lebih kuat dan berdaya, saling membantu dalam pengelolaan sumber daya.
Advertisement
Advertisement
Dampak Edukatif dan Pemberdayaan Komunitas
Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi yang efektif bagi keluarga di Barito Utara. Tujuannya agar keluarga mampu menggali dan mengembangkan potensi lingkungan sekitar secara maksimal. Melalui kegiatan praktis seperti berkebun, pengetahuan tentang pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam dapat meningkat secara signifikan.
Edukasi yang diberikan mencakup teknik bercocok tanam yang efisien dan berkelanjutan. Ini juga termasuk pemahaman tentang gizi seimbang dari hasil panen sendiri, mendorong pola makan sehat. Pengetahuan ini memberdayakan keluarga untuk membuat pilihan yang lebih baik terkait konsumsi dan produksi pangan mereka, mengurangi ketergantungan eksternal.
Melalui program berkelanjutan ini, TP PKK Kabupaten Barito Utara berkomitmen menghadirkan gerakan nyata. Gerakan ini diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, baik secara ekonomi maupun sosial. Selain itu, program ini juga secara signifikan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, menciptakan masyarakat yang lebih tangguh.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan
Ketua TP PKK Barito Utara berharap hasil panen yang diperoleh membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini memotivasi masyarakat untuk terus menanam dan memanfaatkan pekarangan mereka. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih baik, memastikan ketersediaan pangan lokal.
Maya Savitri menekankan filosofi bahwa ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan daerah yang kuat. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya unit keluarga sebagai fondasi ketahanan pangan nasional dan pembangunan yang holistik.
Komitmen TP PKK Barito Utara ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Dengan demikian, Barito Utara dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sumber daya lokal untuk kemajuan bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews