Pemkab Bangka Tengah Salurkan Bantuan Pekarangan Pangan Bergizi untuk 15 KWT

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyalurkan bantuan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) kepada 15 Kelompok Wanita Tani (KWT), meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan gizi masyarakat setempat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bangka Tengah Salurkan Bantuan Pekarangan Pangan Bergizi untuk 15 KWT
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyalurkan Bantuan P2B kepada 15 Kelompok Wanita Tani (KWT), bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menyediakan sumber pangan sehat. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah menyalurkan bantuan sarana pendukung program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) kepada 15 Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayahnya. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menyediakan sumber pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat setempat. Program P2B merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian yang secara konsisten mendukung upaya peningkatan kualitas hidup petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah, Dian Akbarini, menjelaskan bahwa pada tahun ini, 15 kelompok telah ditetapkan sebagai penerima manfaat P2B. Dukungan tidak hanya datang dari pemerintah pusat, tetapi juga dari Pemkab Bangka Tengah melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berupa pendampingan teknis. Bantuan ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah tangga menjadi lahan produktif.

Melalui program ini, KWT mendapatkan berbagai sarana penting seperti waring, fungisida, dan insektisida yang esensial untuk mendukung pengelolaan pekarangan. Selain itu, Pemkab Bangka Tengah juga menyediakan pembuatan kebun percontohan atau demonstration plot (demplot) di sejumlah desa. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan Pemerintah untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) adalah salah satu strategi utama Kementerian Pertanian dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang tersedia secara optimal. Tujuannya adalah menciptakan sumber pangan yang beragam, bergizi, dan berkelanjutan dari lingkungan sekitar rumah.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah turut aktif mendukung implementasi P2B dengan mengalokasikan dana APBD untuk berbagai kegiatan pendukung. Pendampingan teknis yang diberikan mencakup bimbingan mengenai budidaya tanaman, pengelolaan hama, hingga pemanfaatan hasil panen. Pembuatan demplot juga menjadi sarana edukasi praktis bagi KWT dan masyarakat luas tentang praktik pertanian yang baik.

Bantuan sarana yang disalurkan, seperti waring untuk melindungi tanaman dari hama, serta fungisida dan insektisida untuk pengendalian penyakit, sangat krusial. Peralatan ini memastikan bahwa KWT memiliki bekal yang cukup untuk mengelola pekarangan mereka secara efektif. Dengan demikian, hasil panen dapat lebih maksimal dan berkualitas, mendukung kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.

Peran Vital KWT dan Proyeksi Masa Depan

Dian Akbarini menegaskan bahwa program P2B secara fundamental bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Selain itu, program ini juga berperan penting dalam menyediakan sumber pangan yang sehat dan bergizi langsung dari pemanfaatan pekarangan rumah. Keterlibatan aktif Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi faktor penentu keberhasilan program ini, mengingat peran langsung mereka dalam pengelolaan pangan di tingkat rumah tangga.

KWT memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dalam implementasi P2B, karena mereka secara langsung mengelola dan memanfaatkan pekarangan. Peran mereka tidak hanya sebatas menanam, tetapi juga mengedukasi anggota keluarga dan komunitas sekitar tentang pentingnya pangan sehat. Koordinasi yang baik dengan penyuluh pertanian setempat sangat ditekankan agar pengelolaan pekarangan dapat berjalan sesuai kaidah budidaya yang baik dan ramah lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan peningkatan usulan program Pekarangan Pangan Bergizi untuk tahun 2026. Hal ini dilakukan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat di daerah tersebut. Komitmen Pemkab Bangka Tengah untuk terus mendorong penguatan peran KWT sebagai garda terdepan ketahanan pangan berbasis keluarga terus berlanjut. Diharapkan bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh masing-masing kelompok penerima.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi