Tips Aman Beli Tiket Kereta Api Lebaran Agar Tidak Kena Tipu
Saat ini, tersedia sebanyak 2.877.473 tempat duduk untuk perjalanan KA JJ reguler pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah membuka pemesanan tiket untuk Angkutan Lebaran Idulfitri sejak 4 Februari 2025. Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengimbau masyarakat untuk mewaspadai aksi kejahatan penipuan tiket kereta lebaran.
"Mulai 4 Februari, tiket untuk keberangkatan hingga 45 hari sebelum Lebaran sudah bisa dipesan pada pukul 00.00 WIB. Kami mengimbau pelanggan untuk hanya membeli tiket melalui saluran resmi KAI guna menghindari potensi penipuan dan kesalahan pemesanan," ucap Anne di Jakarta, Kamis (13/2).
Tiket resmi dapat dibeli hingga H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA). Sementara layanan pembelian go-show hanya tersedia mulai 3 jam sebelum keberangkatan.
"KAI juga mengingatkan agar pelanggan hanya membeli tiket melalui saluran resmi yang tersedia untuk memastikan harga terbaik dan kenyamanan dalam pemesanan," ucapnya.
Saat ini, tersedia sebanyak 2.877.473 tempat duduk untuk perjalanan KA JJ reguler pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025.
Adapun sejumlah KA reguler favorit untuk perjalanan Lebaran telah banyak dipesan, antara lain KA Airlangga, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Serayu, KA Kutojaya Selatan, KA Tegal Bahari, KA Gumarang, KA Sawunggalih, KA Blambangan Ekspres, KA Matarmaja, KA Fajar Utama YK, dan KA Majapahit.
Pelanggan dapat segera melaporkan aktivitas calo yang mencurigakan melalui layanan pengaduan KAI121 yang dapat dihubungi 24 jam melalui media sosial, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di 0811-1211-1121. KAI akan menindak tegas oknum calo yang merugikan pelanggan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan agar tidak kehabisan tiket dan mendapatkan harga terbaik,” ujar Anne.
Berikut adalah jadwal pemesanan tiket untuk Angkutan Lebaran 2025
- 4 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 21 Maret 2025 (H-10)
- 5 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 22 Maret 2025 (H-9)
- 6 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 23 Maret 2025 (H-8)
- 7 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 24 Maret 2025 (H-7)
- 8 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 25 Maret 2025 (H-6)
- 9 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 26 Maret 2025 (H-5)
- 10 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 27 Maret 2025 (H-4)
- 11 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 28 Maret 2025 (H-3)
- 12 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2)
- 13 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 30 Maret 2025 (H-1)
- 14 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 31 Maret 2025 (H)
- 15 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 1 April 2025 (H+1)
- 16 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 2 April 2025 (H+2)
- 17 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 3 April 2025 (H+3)
- 18 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 4 April 2025 (H+4)
- 19 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 5 April 2025 (H+5)
- 20 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 6 April 2025 (H+6)
- 21 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 7 April 2025 (H+7)
- 22 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 8 April 2025 (H+8)
- 23 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 9 April 2025 (H+9)
- 24 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 10 April 2025 (H+10)
- 25 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 11 April 2025 (H+11)