Telkomsel Proyeksi Kenaikan Trafik Internet Mudik di Lima Wilayah Prioritas
Menjelang periode mudik Lebaran, Telkomsel memproyeksikan lonjakan trafik internet mudik di lima wilayah prioritas yang menjadi pusat wisata dan pelabuhan, dengan strategi optimalisasi jaringan yang komprehensif.
Telkomsel, sebagai penyedia layanan telekomunikasi terkemuka, telah merilis proyeksi kenaikan signifikan pada trafik internet pelanggannya selama periode mudik Lebaran. Peningkatan ini diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah kunci yang menjadi tujuan favorit pemudik dan wisatawan.
Lonjakan trafik data ini didorong oleh meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari streaming video hingga penggunaan media sosial. Telkomsel telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kenyamanan pelanggan selama perjalanan maupun di lokasi tujuan.
General Manager Region Network Operations and Productivity Jakarta and Banten Telkomsel, Ade Mulyono, mengungkapkan bahwa puncak beban data (payload) di regional Jakarta dan Banten diprediksi mencapai sekitar 6.38 Petabyte (PB). Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 3.30 persen dibandingkan hari normal.
Lima Wilayah Prioritas dan Proyeksi Kenaikan Trafik Data Regional
Telkomsel memfokuskan perhatian pada lima wilayah yang diproyeksikan mengalami kenaikan trafik tertinggi selama mudik Lebaran. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Pandeglang, Kepulauan Seribu, Lebak, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada karakteristiknya sebagai pusat wisata dan pelabuhan yang ramai dikunjungi.
Kenaikan aktivitas digital pelanggan yang signifikan menjadi pendorong utama lonjakan trafik ini. Berbagai kategori aplikasi seperti video streaming, komunikasi, games, belanja online, dan media sosial diperkirakan akan mengalami peningkatan penggunaan yang drastis.
Secara keseluruhan untuk periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, Telkomsel memproyeksikan lonjakan trafik data sebesar 11,1 persen dibandingkan hari biasa, dengan puncak penggunaan internet menembus angka 70,85 Petabyte pada H+3 Lebaran secara nasional. Proyeksi ini juga menunjukkan peningkatan 5 persen dibandingkan periode RAFI tahun 2025.
Strategi Optimalisasi Jaringan Telkomsel
Untuk memastikan konektivitas yang andal, Telkomsel telah mengoptimalkan jaringan di 21 titik prioritas (Points of Interest/POI) di regional Jakarta dan Banten. Titik-titik ini mencakup area khusus atau keramaian, transportasi, rute mudik, residensial, dan tempat ibadah.
Perusahaan juga menerapkan Autonomous Network berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pemantauan end-to-end selama 24/7. Sistem ini mampu melakukan deteksi dini, diagnosis, hingga perbaikan otomatis, menjaga kualitas layanan tetap prima.
Selain itu, Telkomsel menyiagakan 1 Posko Siaga di Regional secara hybrid untuk menjaga kualitas layanan dan mengerahkan 10 unit COMBAT (Compact Mobile BTS). Unit-unit COMBAT ini ditempatkan di lokasi dengan potensi kepadatan tinggi guna memastikan kapasitas dan kualitas sinyal tetap optimal.
Telkomsel juga telah melaksanakan drive test sepanjang 1.299 kilometer, termasuk 871 kilometer jalan tol. Uji coba ini bertujuan untuk memastikan cakupan dan kualitas layanan suara serta data aman dan memadai bagi pelanggan.
Komitmen Layanan Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri
Komitmen Telkomsel dalam menjaga kualitas layanan tidak hanya terbatas pada periode mudik. Perusahaan secara berkelanjutan mengoptimalkan jaringan di seluruh titik prioritas di Jakarta dan Banten sepanjang Ramadan dan Idul Fitri.
Pemantauan berbasis AI yang beroperasi 24 jam tujuh hari seminggu terus diperkuat, didukung oleh infrastruktur pendukung di area yang berpotensi padat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk mengantisipasi peningkatan penggunaan layanan.
"Seluruh upaya yang dilakukan Telkomsel menjadi komitmen kami agar pelanggan dapat terhubung dengan lancar, baik di rumah maupun selama perjalanan mudik," kata Ade Mulyono. Hal ini menegaskan dedikasi Telkomsel untuk mendukung kelancaran komunikasi masyarakat.
Sumber: AntaraNews