SPJM Pelindo Jasa Maritim dan Indocement Teken Kerja Sama Layanan Pemandu dan Penundaan, Pacu Pembangunan Nasional
SPJM Pelindo Jasa Maritim dan Indocement Tunggal Prakarsa resmi menjalin kerja sama layanan pemandu dan penundaan di Palembang, memperkuat komitmen pembangunan infrastruktur nasional.
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), sebagai subholding Pelindo, telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP). Perjanjian ini berfokus pada penyediaan layanan pemandu dan penundaan kapal di terminal khusus milik Indocement. Penandatanganan berlangsung di wilayah Perairan Wajib Pandu (PWP) Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (16/11).
Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung operasional logistik Indocement, salah satu produsen semen terbesar di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran distribusi material vital yang sangat dibutuhkan dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur. Inisiatif ini juga sejalan dengan peran BUMN sebagai agen pembangunan nasional.
Melalui kolaborasi ini, SPJM berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan optimal dengan standar Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG) yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia, sekaligus memenuhi regulasi keselamatan pelayaran di perairan wajib pandu.
Kolaborasi Strategis untuk Kelancaran Distribusi Semen
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara SPJM dan Indocement ini disaksikan langsung oleh Senior Manager Wilayah 2 SPJM, Kapten Agusman Katoroi, dan Distribution Network Division Manager INTP, Andi Poernomo Harijanto. Kerja sama ini tidak hanya memenuhi regulasi keselamatan pelayaran, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antar BUMN dan pelaku industri strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat melalui ketersediaan material pembangunan.
Menurut Kapten Agusman Katoroi, langkah ini merupakan upaya konkret SPJM dalam menjalin kolaborasi dan sinergi dengan para pelaku usaha di wilayah operasionalnya. Terutama, perusahaan yang bergerak di bidang industri strategis dan memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional. SPJM sebagai bagian dari BUMN, memiliki peran penting sebagai agen pembangunan yang berkomitmen mendukung infrastruktur.
Indocement, sebagai produsen semen terkemuka, sangat bergantung pada kelancaran operasional logistik untuk mendistribusikan produknya ke seluruh penjuru negeri. Dengan adanya jaminan layanan pemanduan dan penundaan yang optimal dari SPJM, diharapkan proses distribusi semen dapat berjalan lebih efisien. Hal ini secara langsung akan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Komitmen Pelayanan Prima dan Dukungan Pembangunan Infrastruktur
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan pemanduan Indocement. Indocement memiliki terminal yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, sehingga membutuhkan layanan pemanduan dan penundaan yang handal dan terintegrasi. Dukungan ini mencerminkan komitmen SPJM dalam memfasilitasi kebutuhan industri vital.
Dalam perjanjian kerja sama pelayanan ini, SPJM berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan yang optimal dan mewujudkan komitmen service excellence. Ini diwujudkan melalui penerapan Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG) yang ketat. Standar ini akan diterapkan untuk seluruh kegiatan pelayanan pemanduan dan penundaan di terminal khusus Indocement.
Jaminan kelancaran distribusi dan ketersediaan semen merupakan salah satu faktor krusial dalam proses pembangunan infrastruktur. Dengan adanya kerja sama Pelindo Indocement ini, diharapkan pasokan semen sebagai material penting dapat terjaga. Ini akan memungkinkan pembangunan infrastruktur nasional untuk terus dipacu dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Sumber: AntaraNews