Satu-satunya dari Indonesia, PT Timah Raih Penghargaan 'Tier 1 Tin Ingot Smelting' di Kancah Global
PT Timah Tbk berhasil meraih penghargaan bergengsi 'Tier 1 Tin Ingot Smelting' dari SMM di APAC Tin Conference 2025, menegaskan posisi produsen timah global.
PT Timah Tbk, perusahaan pertambangan timah terkemuka di Indonesia, baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Perusahaan ini berhasil meraih penghargaan bergengsi “Tier 1 Tin Ingot Smelting” dari Shanghai Metal Market (SMM). Pengakuan ini diberikan dalam ajang APAC Tin Conference 2025 yang diselenggarakan di Yunnan, China.
Penghargaan tersebut secara resmi diterima pada Jumat, 24 Oktober. Pencapaian ini menegaskan posisi PT Timah sebagai salah satu produsen timah global yang memiliki standar kualitas tinggi. Standar tersebut juga memenuhi kriteria internasional yang ketat dalam industri peleburan timah.
Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan. PT Timah terus berupaya menjaga kualitas produk dan praktik keberlanjutan. Hal ini juga memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai produsen timah terkemuka.
Pengakuan Internasional atas Kualitas dan Keberlanjutan
Penghargaan “Tier 1 Tin Ingot Smelting” diberikan oleh Shanghai Metal Market (SMM), sebuah otoritas terkemuka di pasar logam global. SMM mengakui PT Timah sebagai perusahaan peleburan timah kelas satu. Pengakuan ini tidak hanya mencakup aspek kualitas produk, tetapi juga praktik operasional yang berkelanjutan.
Rendi Kurniawan menjelaskan bahwa ajang APAC Tin Conference 2025 adalah pertemuan tahunan bergengsi. Konferensi ini mempertemukan para pelaku industri timah dari seluruh dunia. Forum ini membahas dinamika pasar, inovasi teknologi, dan arah masa depan industri timah.
Dalam ajang tersebut, Shanghai Metal Market (SMM) memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai memiliki performa terbaik di sektor industri timah. PT Timah Tbk masuk dalam kategori “Tier 1 Tin Ingot Smelting”. Perusahaan ini secara konsisten berfokus pada kualitas produk dan praktik keberlanjutan.
Komitmen Inovasi dan Efisiensi Industri Timah
Selain fokus pada kualitas, PT Timah juga terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan. Perusahaan menjalankan praktik pertambangan dan peleburan yang ramah lingkungan. Transparansi dalam rantai pasok timah yang berkelanjutan juga menjadi prioritas utama.
Penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi PT Timah untuk terus berinovasi. Inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan teknologi peleburan. Penerapan sistem digitalisasi proses produksi menjadi salah satu langkah strategis.
Pengelolaan energi yang lebih efisien juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan. Melalui upaya ini, PT Timah berkomitmen untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri timah global. Perusahaan terus memperkuat daya saingnya di pasar internasional.
“PT Timah terus memperkuat daya saing melalui inovasi teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi rantai pasok agar tetap adaptif terhadap dinamika industri global,” ujar Rendi Kurniawan. Pencapaian ini turut memperkuat citra positif Indonesia sebagai produsen timah terbesar di dunia.
Memperkuat Citra Indonesia di Kancah Global
Pengakuan dari Shanghai Metal Market ini menunjukkan bahwa industri timah nasional memiliki daya saing tinggi. Industri ini mampu memenuhi standar internasional. Baik dari sisi kualitas maupun keberlanjutan, PT Timah menunjukkan kapabilitasnya.
“Dengan diraihnya penghargaan Tier 1 Tin Ingot Smelting di APAC Tin Conference 2025, PT Timah semakin meneguhkan perannya sebagai perusahaan pertambangan kelas dunia,” kata Rendi Kurniawan. Perusahaan berkomitmen terhadap keberlanjutan untuk masa depan industri timah global. Ini adalah langkah penting dalam menjaga posisi Indonesia.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PT Timah. Ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan produk berkualitas tinggi. Seluruh upaya ini mendukung visi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri timah dunia.
Sumber: AntaraNews