Profil Marjorie Taylor Greene: Dari Sekutu, Jadi Orang Paling Vokal Kritik Donald Trump
Marjorie Taylor Greene, mantan pendukung setia Trump, kini berbalik melawannya dengan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintahan.
Marjorie Taylor Greene adalah seorang politikus sayap kanan jauh di Amerika Serikat yang saat ini menjabat sebagai perwakilan untuk distrik kongres ke-14 Georgia sejak tahun 2021.
Ia dikenal sebagai anggota Partai Republik yang memiliki pandangan kontroversial dan sering terlibat dalam teori konspirasi. Sebelumnya, Greene adalah pendukung setia Presiden Donald Trump, bahkan terlibat aktif dalam upaya untuk membatalkan hasil pemilihan presiden AS tahun 2020.
Greene tidak hanya mendukung Trump dalam kampanye pemilihan, tetapi juga menyebarkan klaim palsu tentang pemilu yang dicuri.
Ia menyerukan agar hasil pemilihan presiden di Georgia dibatalkan dan menjadi bagian dari kelompok legislator Republik yang gagal menantang suara untuk Joe Biden selama penghitungan suara Electoral College AS pada tahun 2021.
Namun, belakangan ini, Greene telah mengubah sikapnya dan secara terbuka mengkritik pemerintahan Trump.
Perubahan sikap ini mencerminkan ketidakpuasan Greene terhadap arah kebijakan Trump, terutama dalam hal kebijakan luar negeri. Ia menyatakan keprihatinan bahwa pemerintahan Trump kehilangan dukungan dari basis pendukungnya, yang dikenal sebagai 'the base'. Kritik Greene lebih difokuskan pada kebijakan luar negeri Trump, khususnya terkait dengan Iran dan Ukraina, serta sikap pemerintahan terhadap vaksin COVID-19.
Kritik Terhadap Kebijakan Luar Negeri Trump
Salah satu aspek yang paling banyak dikritik oleh Greene adalah kebijakan luar negeri Trump. Ia menganggap bahwa Trump telah mengambil langkah-langkah yang tidak sejalan dengan harapan dan keinginan pendukungnya. Greene menyatakan bahwa ketidakpuasan ini mencerminkan ketidakpuasan yang lebih luas di dalam gerakan MAGA (Make America Great Again).
Greene memperingatkan bahwa jika Trump kehilangan dukungan dari dirinya, maka ia juga berisiko kehilangan dukungan dari basis pendukungnya. Pernyataan ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam hubungan Greene dengan Trump, dari sekutu yang kuat menjadi kritikus. Dalam pandangannya, Trump perlu lebih mendengarkan suara-suara dari dalam gerakan MAGA untuk mempertahankan dukungan yang ada.
Reaksi Terhadap Pernyataan Greene
Meskipun Greene telah mengeluarkan kritik yang tajam terhadap Trump, jajak pendapat menunjukkan bahwa mantan presiden masih menikmati dukungan yang kuat di antara pemilih dan anggota parlemen Republik. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada suara dissenting seperti Greene, banyak pendukung Trump yang tetap setia dan percaya pada kepemimpinan mantan presiden tersebut.
Reaksi terhadap pernyataan Greene pun beragam. Beberapa anggota Partai Republik mendukung kritiknya, sementara yang lain merasa bahwa ia terlalu jauh melangkah. Dalam konteks ini, Greene menjadi salah satu suara yang mencolok dalam partai yang sering kali terpecah dalam hal kebijakan dan arah masa depan.