Produksi Migas PHI Triwulan I 2026 Lampaui Target, Dukung Ketahanan Energi Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja positif pada produksi migas triwulan I 2026, melampaui target minyak hingga 122 persen dan gas 104 persen, menegaskan komitmennya terhadap ketahanan energi nasional.
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berhasil melampaui target produksi minyak dan gas (migas) pada triwulan I tahun 2026. Pencapaian ini menjadi kabar baik bagi sektor hulu migas nasional. Kinerja positif tersebut menunjukkan kontribusi signifikan PHI terhadap ketersediaan energi.
Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, PHI mencatatkan realisasi produksi minyak mencapai 122 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, produksi gas juga menunjukkan performa impresif dengan realisasi sekitar 104 persen dari target. Angka-angka ini menegaskan efektivitas operasional perusahaan.
Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak hanya mencerminkan tren positif. Lebih dari itu, hal ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan industri hulu migas. Tujuannya adalah mendukung target swasembada energi yang telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.
Kinerja Produksi Minyak dan Gas yang Melampaui Target
PHI melaporkan realisasi produksi minyak mencapai 60.300 barel per hari (bph) selama Januari-Februari 2026. Angka ini jauh melampaui target awal yang hanya sebesar 49.400 bph. Peningkatan signifikan ini menunjukkan kapasitas produksi yang kuat dari aset-aset PHI di Kalimantan.
Untuk produksi gas, PHI juga mencatat kinerja yang sangat memuaskan. Realisasi mencapai 606.000 MSCFD, melebihi target 583.000 MSCFD. Capaian ini setara dengan sekitar 104 persen dari target yang ditetapkan. Kedua pencapaian ini menegaskan efisiensi dan optimalisasi operasi hulu migas PHI.
Handri Ramdhani menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan strategi yang tepat. Seluruh anak perusahaan PHI turut berkontribusi dalam pencapaian target. Ini mencerminkan sinergi yang kuat di antara entitas-entitas di bawah naungan PHI.
Kontribusi Anak Perusahaan dan Strategi Nasional
Capaian produksi migas PHI diperoleh melalui kolaborasi anak-anak perusahaannya yang beroperasi di wilayah Kalimantan. PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja positif ini. PHM mengelola Blok Mahakam yang vital di Kalimantan Timur.
Selain PHM, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur juga berperan penting. PHI juga mengelola aset-aset milik PT Pertamina EP dan PHE di area yang sama. Sinergi ini memastikan kelangsungan operasi hulu migas yang efisien.
Handri Ramdhani menjelaskan bahwa capaian ini merupakan bagian integral dari upaya industri hulu migas. Tujuannya adalah mendukung target swasembada energi yang dicanangkan pemerintah. Keberhasilan PHI secara langsung berkontribusi pada ketahanan energi nasional.
Komitmen PHI dan Dukungan Publik
PHI tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga pada keberlanjutan operasi. Perusahaan mengapresiasi dukungan dari awak media yang selama ini telah terjalin. Pentingnya menjaga hubungan harmonis dan kolaboratif ditekankan.
Dukungan publik sangat krusial bagi operasi dan produksi migas yang strategis. Sektor ini memiliki peran vital dalam menjamin ketersediaan energi nasional. PHI berharap silaturahmi yang terbina dapat menjadi kolaborasi berkelanjutan.
Komitmen ini disampaikan Handri Ramdhani dalam acara "Bincang Asik Soal Migas Ala PHI (BASO IGA PHI)". Acara tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan dengan media. PHI juga kembali menghadirkan program apresiasi dalam kesempatan tersebut.
Sumber: AntaraNews