PIHPS Rilis Data Terbaru: Harga Pangan Nasional, Bawang Merah dan Cabai Rawit Merah Melonjak
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan nasional per 13 Februari. Simak update lengkap harga bawang merah, cabai rawit merah, beras, hingga minyak goreng yang mengalami kenaikan.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, telah merilis data terkini mengenai harga pangan strategis di seluruh Indonesia. Informasi ini penting bagi masyarakat dan pelaku pasar untuk memantau fluktuasi harga komoditas utama. Data terbaru ini menunjukkan beberapa komoditas mengalami pergerakan harga yang signifikan.
Pada Jumat, 13 Februari, pukul 09.50 WIB, PIHPS mencatat harga bawang merah mencapai Rp50.950 per kilogram (kg). Sementara itu, cabai rawit merah terpantau di angka Rp84.250 per kg di tingkat pedagang eceran nasional. Kenaikan harga ini menjadi perhatian utama bagi konsumen.
Selain bawang merah dan cabai rawit merah, PIHPS juga merinci harga komoditas lain seperti bawang putih, berbagai kualitas beras, hingga daging dan minyak goreng. Data ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi harga pangan nasional saat ini. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan informasi ini sebagai acuan.
Fluktuasi Harga Bumbu Dapur Utama
Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan adanya pergerakan harga yang cukup mencolok pada komoditas bumbu dapur. Bawang merah tercatat dengan harga rata-rata Rp50.950 per kilogram secara nasional. Angka ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di berbagai daerah.
Cabai rawit merah menjadi sorotan utama dengan harga mencapai Rp84.250 per kilogram. Selain itu, cabai merah besar juga terpantau di angka Rp45.400 per kilogram. Cabai merah keriting berada di harga Rp58.650 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp62.500 per kilogram.
Harga bawang putih juga tidak luput dari perhatian, berada di kisaran Rp43.750 per kilogram. Kenaikan harga pada komoditas bumbu dapur ini tentu berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Pemerintah dan pihak terkait terus memantau stabilitas harga pangan.
Beras dan Komoditas Pokok Lainnya
Selain bumbu dapur, PIHPS juga melaporkan harga berbagai kualitas beras yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Beras kualitas bawah I tercatat seharga Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II sedikit lebih tinggi di Rp15.600 per kilogram. Ketersediaan beras menjadi prioritas utama pemerintah.
Untuk beras kualitas medium, harga medium I mencapai Rp16.600 per kilogram dan medium II di Rp16.800 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I dihargai Rp17.900 per kilogram dan super II di Rp17.200 per kilogram. Variasi harga ini menunjukkan segmentasi pasar yang berbeda.
Komoditas lain seperti daging ayam ras berada di harga Rp42.200 per kilogram, dan telur ayam ras Rp34.100 per kilogram. Daging sapi kualitas I tercatat Rp148.200 per kilogram, dengan kualitas II seharga Rp143.150 per kilogram. Informasi harga pangan ini penting untuk perencanaan keuangan keluarga.
Harga Gula dan Minyak Goreng Terkini
Gula pasir, sebagai salah satu kebutuhan pokok, juga mengalami pergerakan harga yang dicatat oleh PIHPS. Gula pasir kualitas premium terpantau di harga Rp21.350 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal memiliki harga yang sedikit lebih rendah, yakni Rp19.050 per kilogram.
Untuk minyak goreng, terdapat beberapa kategori harga yang dirilis. Minyak goreng curah tercatat di angka Rp19.950 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada di harga Rp22.950 per liter, dan kemasan bermerek II seharga Rp21.900 per liter. Perbedaan harga ini memberikan pilihan bagi konsumen.
Data harga pangan yang dirilis PIHPS Nasional ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat dan pemerintah. Pemantauan berkelanjutan terhadap harga komoditas esensial ini sangat krusial. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di seluruh Indonesia.
Sumber: AntaraNews