Pertamina Siagakan Layanan Motoris di Titik Macet Sumbar Selama Libur Lebaran
Antisipasi kemacetan dan kebutuhan BBM pemudik, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut siagakan layanan motoris di tiga titik rawan macet di Sumatera Barat selama libur Lebaran 1447 Hijriah.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Perusahaan ini menyiagakan layanan motoris atau layanan pesan antar bahan bakar minyak (BBM) di tiga lokasi strategis di Sumatera Barat (Sumbar) yang berpotensi mengalami kemacetan parah. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses BBM bagi masyarakat yang terjebak kepadatan lalu lintas, terutama di jalur-jalur mudik utama.
Layanan motoris ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan potensi kendala pasokan BBM di tengah kemacetan. Penempatan tim motoris di area-area rawan macet diharapkan dapat meminimalisir kekhawatiran pemudik akan kehabisan bahan bakar. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, khususnya pada periode puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Fakhri Rizal, Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut Wilayah Sumatera Barat, menjelaskan bahwa layanan tambahan ini disiagakan khusus di wilayah dengan trafik lalu lintas tinggi. Berdasarkan pengalaman libur Lebaran tahun sebelumnya, Pertamina telah mengidentifikasi titik-titik kemacetan yang kerap terjadi. Dengan demikian, penempatan layanan motoris ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat dan efektif bagi pemudik yang membutuhkan BBM darurat.
Strategi Penempatan Layanan Motoris di Sumbar
Pertamina Patra Niaga Sumbagut telah mengidentifikasi tiga titik utama di Sumatera Barat yang akan menjadi lokasi penempatan layanan motoris selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Ketiga lokasi tersebut adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Padang Panjang, SPBU Air Putih di Kabupaten Limapuluh Kota, serta SPBU Lubuk Selasih di Kabupaten Solok.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada evaluasi Pertamina dari libur Lebaran 1446 Hijriah, di mana kemacetan umumnya terjadi di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sitinjau Lauik, Kota Padang, dan kawasan Kelok Sembilan, Kota Payakumbuh yang berbatasan dengan Provinsi Riau. Penempatan layanan motoris di titik-titik ini bertujuan untuk menjaga dan mengantisipasi kebutuhan BBM masyarakat apabila terjadi kemacetan panjang.
Para pemudik yang mengalami kendala kehabisan BBM atau terjebak macet di sekitar area tersebut dapat dengan mudah menghubungi layanan Pertamina. Petugas motoris akan segera merespons panggilan untuk mengantarkan BBM. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi stres dan kepanikan pemudik akibat kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.
Mekanisme Pemesanan dan Jaminan Pasokan BBM
Untuk memanfaatkan layanan motoris, pemudik yang terjebak macet atau kehabisan BBM di sekitar tiga titik yang telah ditentukan dapat menghubungi layanan telepon 135. Setelah pemesanan, para petugas layanan antar jemput akan langsung mengantarkan kebutuhan BBM yang dipesan ke lokasi pemudik.
Setiap unit motoris akan mengantarkan 10 liter BBM menggunakan dua jeriken, dan yang terpenting, layanan ini tidak dikenakan biaya tambahan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi pemudik yang membutuhkan bantuan darurat tanpa perlu khawatir akan biaya ekstra. Pertamina juga menegaskan bahwa pasokan dan ketersediaan BBM di Sumatera Barat sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Lebaran.
Rincian ketersediaan BBM di Sumbar mencakup:
- Pertalite: 41.609 kiloliter (KL)
- Pertamax: 9.820 KL
- Pertamax Turbo: 1.854 KL
- Solar/Biosolar: 33.610 KL
Selain itu, untuk LPG, kapasitas suplai mencapai 3.000 metrik ton yang disalurkan melalui jalur distribusi laut dari Terminal LPG Tanjung Sekong. Dengan jaminan pasokan ini, Pertamina berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan lancar, tanpa terkendala masalah bahan bakar.
Sumber: AntaraNews