Pertamina Pastikan Kelancaran Distribusi BBM dan LPG Jelang Imlek dan Ramadhan di Babel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menjamin kelancaran **distribusi BBM dan LPG Pertamina** di Bangka Belitung jelang Imlek dan Ramadhan, dengan penambahan pasokan serta pengawasan ketat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kg di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Upaya ini dilakukan menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan yang akan datang. Langkah antisipatif ini bertujuan untuk memenuhi potensi peningkatan permintaan masyarakat secara signifikan.
Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, menegaskan komitmen perusahaan. Ia menyatakan bahwa pasokan BBM dan LPG berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Hal ini disampaikan di Pangkalpinang pada hari Sabtu.
Guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina telah menyiapkan penambahan pasokan. Selain itu, monitoring dan pengawasan di lapangan juga ditingkatkan. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan seluruh lembaga penyalur turut dilakukan untuk menjamin distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Penambahan Pasokan BBM dan LPG 3 Kg
Untuk menjaga ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah menambah pasokan BBM gasoline sebanyak 16.000 kiloliter. Penambahan ini didistribusikan secara bertahap ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bangka Belitung. Langkah ini merupakan bagian dari strategi antisipasi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.
Selain BBM, Pertamina juga menyalurkan tambahan fakultatif atau extra dropping LPG subsidi 3 kg. Sebanyak 100 ribu tabung LPG telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penambahan ini krusial untuk menjaga stabilitas pasokan di tingkat agen dan pangkalan.
Rusminto Wahyudi menekankan bahwa penambahan pasokan ini adalah upaya konkret. Tujuannya adalah memastikan stok BBM dan elpiji tetap aman dan tersedia. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Imlek dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang.
Pengawasan dan Koordinasi Distribusi
Pertamina tidak hanya fokus pada penambahan pasokan, tetapi juga meningkatkan pengawasan di lapangan. Optimalisasi layanan di SPBU, agen, dan pangkalan LPG menjadi prioritas utama. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan efisien dan sesuai standar.
Koordinasi intensif telah dilakukan dengan pemerintah daerah setempat. Selain itu, seluruh lembaga penyalur juga dilibatkan dalam upaya ini. Tujuannya adalah memastikan distribusi energi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Pertamina berkomitmen penuh untuk menjaga keandalan distribusi energi. Komitmen ini terutama berlaku pada momen Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN). Hal ini dilakukan demi mendukung aktivitas masyarakat tanpa kendala pasokan.
Imbauan Penggunaan Subsidi Tepat Sasaran
Sebagai bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga turut memberikan imbauan kepada masyarakat. Masyarakat yang tidak termasuk dalam golongan penerima subsidi diharapkan menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Ini termasuk memilih BBM non-subsidi untuk kendaraan yang sesuai.
Demikian pula untuk LPG, masyarakat yang mampu diimbau untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi. Pilihan seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg tersedia sebagai alternatif yang lebih tepat. Imbauan ini bertujuan agar subsidi energi benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan.
Pertamina terus berupaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan energi secara bijak. Dengan demikian, alokasi subsidi dapat lebih efektif. Masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan distribusi BBM maupun LPG.
Sumber: AntaraNews