Perkuat Ekonomi Daerah, Kolaborasi Pemprov Sulteng APINDO Ciptakan Ekosistem Usaha Berdaya Saing
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi dengan APINDO untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) secara aktif mendorong penguatan kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di wilayah tersebut. Langkah strategis ini bertujuan utama untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat dan berdaya saing di seluruh daerah. Inisiatif kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sulteng, Richard A. Djanggola, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja dan konsultasi provinsi APINDO Sulteng yang berlangsung di Palu pada hari Sabtu. Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berkembang pesat.
Momentum rapat kerja ini diharapkan dapat melahirkan program-program organisasi yang adaptif dan inovatif. Program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, upaya ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulteng secara menyeluruh.
Sinergi Lintas Sektor untuk Daya Saing Ekonomi
Richard A. Djanggola menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi yang tangguh. Tantangan ekonomi yang semakin dinamis memerlukan pendekatan terpadu dari berbagai pihak. Penguatan peran dunia usaha menjadi esensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, rapat kerja ini diharapkan menjadi titik awal komitmen bersama. Tujuannya adalah memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Sulawesi Tengah. “Mari kita jadikan momentum rapat kerja dan konsultasi provinsi ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulteng melihat APINDO sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi ekonomi daerah. Kemitraan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan hingga implementasi program. Dengan demikian, diharapkan tercipta iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi pelaku usaha.
Peran APINDO dalam Membentuk Pengusaha Muda Berdaya Saing
Ketua APINDO Sulteng, Wijaya Chandra, menyatakan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum konsolidasi organisasi yang vital. Tujuannya adalah menyatukan langkah dalam mendorong iklim usaha yang lebih kompetitif. APINDO berkomitmen penuh untuk berkontribusi pada kemajuan ekonomi regional.
APINDO Sulteng telah melaksanakan puluhan kegiatan yang berdampak positif bagi dunia usaha. Salah satu program unggulan melibatkan pengusaha sebagai mentor bagi generasi muda. Program ini bertujuan berbagi pengalaman dan pengetahuan kewirausahaan secara langsung.
Tujuan utama program mentoring ini adalah mencetak generasi muda yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi. Mereka juga diharapkan memahami praktik kewirausahaan dari para pelaku usaha berpengalaman. “Tidak ada yang langsung jadi pengusaha, semua harus berusaha dari nol baru jadi pengusaha,” kata Wijaya Chandra, menginspirasi para calon pengusaha.
Melalui inisiatif ini, APINDO berharap dapat memperkuat komitmen bersama. Tujuannya adalah membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk menciptakan peluang bagi semua lapisan masyarakat.
Sumber: AntaraNews