Sorot
{{caption}}
Jadi Bos Chelsea, Xabi Alonso Minta Dibelikan Striker Tajam Ini

{{caption}}
Immanuel Ebenezer Menyesal Masuk Kabinet Prabowo

{{caption}}
Momen Prabowo Singgung Dolar: Selama Purbaya Bisa Senyum Tak Usah Khawatir

{{caption}}
Prabowo Minta Pindad Desain Mobil Khusus Presiden, Purbaya Bocorkan Anggarannya

{{caption}}
Beda Tuntutan Hukuman 3 Prajurit TNI di Kasus Pembunuhan Kacab Bank

{{caption}}
IHSG Merosot 1,85%, Sektor Saham Transportasi Pimpin Koreksi

Topik Terkait
{{caption}}
Indonesia Butuh USD 757,6 Miliar untuk Capai Target Perubahan Iklim

Target tersebut sesuai komitmen pada Enhanced dan Secondary Nationally Determined Contribution pada tahun 2035.

{{caption}}
Tiga OPD di Sulawesi Tengah Kelola Rp43,7 Miliar Dana RBP untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima Rp43,7 miliar dana Result Based Payment (RBP) dari Green Climate Fund. Tiga OPD kini mengelola dana ini untuk mitigasi perubahan iklim, bagaimana Pengelolaan Dana RBP Sulteng ini akan berdampak?

{{caption}}
Penjelasan Lengkap Mengenai Skema REDD+, Strategi RI Dorong Ekonomi Hijau dan Pengurangan Emisi

Melalui skema REDD+, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Pasifik yang menerima pendanaan RBP dari Green Climate Fund (GCF).

{{caption}}
Apa Itu FOLU Net Sink 2030, yang Disorot Usai Anggotanya Banyak Diisi Kader PSI?

Politisi senior Partai Golkar Firman Soebagyo menyorot banyaknya kader PSI yang terlibat sebagai pengurus Organisasi Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink

{{caption}}
Sri Mulyani Blak-blakan Indonesia Butuh Dana Rp4.000 Triliun untuk Transisi Energi

Pemerintah Indonesia terus menciptakan berbagai instrumen keuangan untuk mendukung transisi energi.

{{caption}}
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Transisi Energi Hijau Butuh Dana Rp4.330 Triliun, Lebih Banyak dari APBN 2024

Sri Mulyani mengkalkulasi kebutuhan anggaran untuk transisi energi ramah lingkungan tersebut melampaui nilai APBN 2024.

{{caption}}
PBB Bakal Suntik Dana Rp7,67 Triliun ke Kalimantan Timur, Investasi untuk IKN?

Pemerintah Indonesia mendapatkan suntikan dana Rp7,67 triliun dari PBB.

{{caption}}
Mengejutkan, Kerugian Dampak Perubahan Iklim Ternyata Mencapai Rp544 Triliun

Sri Mulyani berharap dalam forum REDD+ ini bisa menjadi wadah untuk saling bertukar wawasan dan pengalaman antar pimpinan dan pejabat.

{{caption}}
Wamenkeu: Perubahan Iklim Tak Lepas dari Peranan Sektor Keuangan

Pemerintah menargetkan net zero emission (NZE) atau emisi nol bersih pada tahun 2060 mendatang.

{{caption}}
Sorgum: Harapan Baru Ketahanan Pangan Indonesia di Tengah Ancaman Kekeringan

Indonesia menghadapi tantangan kekeringan panjang dan ketergantungan gandum impor. Sorgum, tanaman adaptif, muncul sebagai solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

{{caption}}
Lamun: Pilar Iklim Nasional Tersembunyi, Potensi Karbon Biru Indonesia di Bawah Laut Dangkal

Padang lamun menyimpan potensi karbon biru yang sangat besar, menjadikannya pilar iklim nasional yang krusial bagi masa depan Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim.

{{caption}}
Balada Kopi Gayo: Bangkit dari Bencana dan Berjuang Melawan Krisis Iklim

Kopi Gayo, primadona perkebunan Aceh, menghadapi tantangan berat pascabencana Sumatera dan ancaman krisis iklim global. Bagaimana para petani dan pelaku usaha Kopi Gayo bertahan di tengah badai ini?

{{caption}}
Indonesia Hadapi Triple Planetary Crisis: Krisis Iklim, Pencemaran, dan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq soroti Indonesia yang kini berada dalam pusaran triple planetary crisis, mencakup krisis iklim, pencemaran, dan sampah, menjadi tantangan nyata yang harus segera diatasi.

{{caption}}
Wakil Ketua MPR: Penguatan Pasar Karbon Indonesia Kunci Tarik Investasi Transisi Energi Global

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menekankan pentingnya penguatan Pasar Karbon Indonesia sebagai instrumen strategis untuk menarik investasi global dan mempercepat transisi energi menuju pertumbuhan hijau.

{{caption}}
MPR Tegaskan Pentingnya RUU Pengelolaan Perubahan Iklim untuk Ketahanan Nasional

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyoroti urgensi penyusunan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim sebagai payung hukum komprehensif guna memperkuat ketahanan nasional dari risiko bencana.