Pemkab Banyuwangi Gencarkan Promosi Wisata Kuliner, Sentra Ikan Bakar Blimbingsari Jadi Andalan
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot promosi wisata kuliner Banyuwangi, khususnya sentra ikan bakar di Pantai Blimbingsari, untuk menggerakkan perekonomian lokal.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus aktif mempromosikan potensi wisata kuliner daerahnya. Upaya ini dilakukan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal secara signifikan.
Fokus utama promosi adalah sentra ikan bakar di Pantai Blimbingsari yang menjadi daya tarik tersendiri. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan pentingnya kuliner autentik ini.
Promosi gencar ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Mereka tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Keunikan Ikan Bakar Asap Pantai Blimbingsari
Bupati Ipuk Fiestiandani menyoroti ikan bakar asap khas Pantai Blimbingsari sebagai magnet wisata. Kuliner ini menawarkan cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Ikan segar langsung dari nelayan menjadi kunci utama kelezatan hidangan ini. Bumbu tradisional yang meresap sempurna menambah kekhasan rasa.
Pengalaman kuliner di Blimbingsari diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung. Ini adalah bagian integral dari daya tarik pariwisata Banyuwangi.
Resep Turun-Temurun dan Kesegaran Bahan Baku
Mastia (66), pedagang legendaris sejak 1977, membeberkan rahasia kelezatan ikan bakarnya. Proses memasak menjadi kunci utama dalam mempertahankan cita rasa autentik.
Ikan segar tangkapan nelayan dibakar terlebih dahulu sebelum dilumuri bumbu khas. Setelah itu, ikan kembali dibakar agar rempah meresap sempurna ke dalam dagingnya.
Bumbu ikan bakar ini merupakan resep turun-temurun asli Blimbingsari. Bahan-bahannya meliputi asem, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, serta cabai besar dan kecil.
Berbagai jenis ikan seperti ekor merah, banyar, slengseng, hingga kerapu disajikan. Kesegaran bahan baku menjadi prioritas utama bagi para pedagang di sana.
Daya Tarik Pelanggan dan Potensi Ekonomi
Cita rasa khas ikan bakar Blimbingsari berhasil menarik pelanggan dari berbagai daerah. Banyak wisatawan yang awalnya berkunjung menjadi pelanggan tetap setelah mencicipi.
Mastia bahkan melayani pengiriman pesanan hingga luar kota, mencapai 50 sampai 150 tusuk sekali pesan. Pengiriman dilakukan melalui kereta atau bus, dengan ketahanan hingga tiga hari.
Selain kelezatannya, harga ikan bakar di Pantai Blimbingsari juga sangat terjangkau. Harga berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000, tergantung ukuran ikan yang dipilih.
Potensi ekonomi dari sentra kuliner ini sangat besar, mendukung mata pencarian masyarakat lokal. Promosi berkelanjutan dari Pemkab Banyuwangi diharapkan terus meningkatkan kunjungan dan pendapatan.
Sumber: AntaraNews