Pemerintah Prabowo Target Produksi Cokelat Indonesia Jadi Nomor Satu Dunia
Menko Zulkifli Hasan mengaku pemerintah sudah menyiapkan program replanting pohon cokelat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebut bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ingin mengembangkan perkebunan rakyat. Salah satu produksi perkebunan yang didorong adalah kakao.
Zulhas mengatakan, besok dia bersama sejumlah menteri dan pemerintah daerah di Sulsel akan menggelar rapat koordinasi terkait swasembada pangan. Dalam rakor nanti, salah satu yang akan dikembangkan oleh pemerintah adalah perkebunan rakyat.
"Perkebunan rakyat itu nilai tukarnya paling tinggi sekarang 160 (poin) lebih. Sementara tanaman padi itu 108. Jadi kalau punya kebun 1 hektare saja mestinya sudah makmur, karena harganya bagus," ujarnya saat meninjau Gudang Kakao, Kamis (16/1).
Sektor perkebunan yang coba dikembangkan oleh pemerintah salah satunya produksi cokelat atau kakao. Zulhas mengaku pemerintah sudah menyiapkan program replanting pohon cokelat. Apalagi, cokelat sudah masuk dalam Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
"Nah, cokelat itu sudah masuk dalam yang akan di-replanting di BPDPKS. Selama inikan sawit saja, ini cokelat sudah masuk," tuturnya.
Produksi Cokelat Indonesia Turun
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut program replanting cokelat sangat penting. Alasannya, saat ini produksi cokelat Indonesia mengalami penurunan.
"Sekarang peluang bagi Indonesia untuk menjadi juara (produksi kakao). Dulu kita ranking 3 dunia. Kita target ranking 1 dunia lagi," sebutnya.
Mantan Menteri Perdagangan ini menyebut untuk mencapai target tersebut pemerintah adalah penyiapan bibit baru pohon kakao. Zulhas menyebut saat ini pohon kakao di Indonesia sudah tua, sehingga mempengaruhi produksi.
"Pertama, kita harus replanting, karena sekarang coklatnya dan kebunnya sudah mulai tua-tua sehingga tidak produktif. Kita harus replanting yang artinya yang (pohon kakao) tua-tua harus diganti yang baru," kata Zulhas.
Harga Cokelat Sangat Mahal, Kalahkan Cengkeh
Zulhas pun mengaku terkejut saat ini harga cokelat bisa mencapai USD 10 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut sangat tinggi dan mengalahkan harga cengkeh.
"Sekarang harga coklat bagus sampai USD 10 ribu per ton. Berartikan USD 10 per kilo. Mahal sekali, bahkan mengalahkan cengkeh," ucapnya.
Zulhas menegaskan pemerintah akan membantu perkebunan rakyat dengan menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Zulhas mengaku Presiden Prabowo ingin KUR tidak hanya untuk UMKM, tetapi juga bagi petani.
"Pak presiden perintahkan KUR nanti diutamakan UMKM dan petani kita yang ingin melakukan pengembangan usaha taninya. Salah satu perkebunan ini yang perlu mendapat perhatian," pungkasnya.