Menteri Rosan Ungkap Apple Tak Investasi Langsung di Indonesia, tapi Lewat Vendor
Komunikasi dengan Apple terus berjalan dan perusahaan tersebut sudah memulai proses investasinya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan P Roeslani angkat bicara terkait kabar terbaru rencana investasi Apple di Indonesia. Dia menyebut perusahaan asal Amerika Serikat itu telah melakukan komitmen berinvestasi dengan membeli tanah di Batam.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan P. Roeslani mengungkapkan, komunikasi dengan Apple terus berjalan dan perusahaan tersebut sudah memulai proses investasinya.
"Saya juga terus berkomunikasi dengan Apple, mereka sudah melakukan investasinya mulai dengan pembelian tanah di Batam," kata Rosan kepada media, Jakarta, Jumat (31/1).
Meskipun investasi ini tidak dilakukan secara langsung, Rosan mengatakan bahwa perusahaan asal Amerika Serikat itu tetap berkomitmen melalui para vendornya.
"Tetap mereka komitmen, kemudian infrastruktur apa, konstruksi juga akan mulai berjalan, dan mereka komit untuk investasi yang dilakukan oleh vendornya Apple," jelas dia.
Rosan menjelaskan, pola investasi Apple di berbagai negara, termasuk India, Vietnam, dan Malaysia, dilakukan melalui vendor. Hal yang sama kini mulai diterapkan di Indonesia.
"Contohnya, ini handphone Apple, ini vendornya ada berapa? Satu handphonenya ada 320 vendor, di Thailand, di Malaysia, di Vietnam itu vendornya lebih dari 35, ada yang hampir 40 vendornya, di kita itu baru hanya ada satu," jelasnya.
Bukan Jalan Investasi Amerika Serikat
Menurutnya, langkah Apple di Indonesia diprediksi akan membuka jalan bagi investasi perusahaan Amerika lainnya. Rosan mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara dengan beberapa perusahaan besar, dan di kuartal pertama tahun ini, akan ada investasi signifikan dari perusahaan Amerika lainnya.
"Jadi untuk meyakinkan mereka, selama ini kita coba meyakinkan, tidak mudah ya, Alhamdulillah sekarang mereka berinvestasi, dan saya meyakini, ini akan diikuti oleh perusahaan Amerika lainnya, saya meyakini, kenapa? Saya sudah berbicara dengan beberapa, dan saya yakin di first quarter, akan ada investasi yang cukup besar dari perusahaan Amerika lainnya, jadi ini satu hal yang menurut saya yang positif, jadi investasi Apple tetap berjalan di Indonesia," paparnya.
Dia menyebut vendor pertama yang akan berinvestasi adalah pemasok AirTag. Ini menjadi langkah awal yang diharapkan akan menarik lebih banyak vendor Apple lainnya untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
"Vendor yang pertama yang AirTag dulu, dan itu boleh saya sampaikan, itu adalah investasi yang akan diikuti oleh vendor-vendor lainnya, yang akan diikuti oleh vendor-vendor lainnya, jadi pertumbuhannya, kita akan menjadi global value chain, selama ini kita bicara, kita ingin menjadi global value chain, tapi kan, dalam implementasinya tidak mudah dan tidak gampang, insya Allah dalam Apple ini akan bisa berjalan, dimulai dengan vendor yang baru saja mulai berinvestasi," pungkas Rosan.