LPDP Siapkan Skema Agar Alumni Beasiswa Cepat Terserap Industri Nasional
Langkah ini penting agar lulusan LPDP tidak justru direkrut oleh industri luar negeri.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah merancang strategi baru agar penerima beasiswa, khususnya yang menempuh studi di luar negeri, dapat segera kembali ke Indonesia dan terserap di industri dalam negeri.
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto mengatakan, pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin Indonesia) hingga perusahaan BUMN, untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja saat ini.
“Kami akan bicara dengan Danantara juga, bagaimana bisa memberdayakan teman-teman LPDP ini untuk industri, utamanya industri strategis,” ujar Sudarto dalam Media Gathering APBN 2026 di Bogor, Jumat (10/10).
Menurutnya, langkah ini penting agar lulusan LPDP tidak justru direkrut oleh industri luar negeri.
“Sehingga dari awal pun kami tahu kebutuhan industri itu apa. Jangan sampai ada teman-teman lulusan LPDP tidak terserap industri dan malah didayagunakan oleh industri di luar negeri,” tegasnya.
Fokus Beasiswa Sesuai Kebutuhan Industri
Sudarto menegaskan LPDP akan lebih selektif dalam memberikan beasiswa dengan menyesuaikan bidang studi yang benar-benar dibutuhkan industri nasional.
“Kita wajibkan mereka (lulusan LPDP) kembali ke tanah air. This is not free ticket to study abroad, tapi ini adalah exclusive ticket untuk kontribusi di pembangunan dalam negeri,” katanya.
Mulai 2026, LPDP juga akan memperkuat program beasiswa dalam negeri, termasuk joint/dual/double degree bersama universitas kelas dunia.
Selain itu, LPDP mendorong program kerja sama doktoral (S3) antar profesor serta kolaborasi universitas dalam dan luar negeri untuk mendukung riset prioritas kelas dunia.
LPDP juga memberi perhatian khusus pada pengembangan talenta dari alumni beasiswa asal Papua dan daerah afirmasi lainnya sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan.