Lifting Minyak Naik Pertama Kali Sejak 2008, Pemerintah Targetkan 605 Ribu BPH
Target lifting minyak ditetapkan sebesar 605 ribu bph.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan optimisme bahwa target lifting minyak nasional yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dapat tercapai. Keyakinan ini didasarkan pada adanya tambahan produksi sebesar 30 ribu barel per hari (bph) dari Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu yang dikelola ExxonMobil.
Dalam APBN 2025, target lifting minyak ditetapkan sebesar 605 ribu bph. Namun, hingga kuartal I tahun ini, realisasi baru mencapai sekitar 580 ribu bph.
“Di 2025 nanti, Bapak Presiden Prabowo yang akan meresmikan. Ada penambahan minyak kita 30 ribu barel per day dari Blok Cepu,” ujar Bahlil saat kunjungan kerja ke proyek Tangguh LNG di Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (11/6).
Tambahan produksi tersebut berasal dari proyek pengeboran tujuh sumur baru melalui program Banyu Urip Infill Plastic (BUIC). Sebelum pengembangan ini, produksi minyak siap jual dari ExxonMobil berada di kisaran 155-160 ribu bph. Dengan tambahan BUIC, produksi ditargetkan mencapai 185-190 ribu bph, melampaui ekspektasi pemerintah yang menginginkan angka 150 ribu bph pada 2026.
Bahlil menyebutkan bahwa peningkatan produksi ini menjadi capaian penting, mengingat lifting minyak nasional belum pernah mengalami kenaikan sejak 2008.
"Sejak 2008, lifting minyak kita tidak pernah naik dan selalu gagal mencapai target APBN. Sekarang, kami kerja keras, bahkan hari Minggu pun tetap turun ke lapangan," katanya.
Sementara itu, Bahlil juga mengungkapkan bahwa lifting gas nasional sudah hampir melampaui target yang ditetapkan dalam APBN 2025. Target lifting gas tahun ini berada di angka 1,005 juta barel setara minyak per hari (BOEPD).
Ia optimistis bahwa total target lifting minyak dan gas bumi sebesar 1,61 juta BOEPD dapat tercapai pada akhir tahun.
“Lifting gas bahkan hampir melampaui target kuartalan terhadap APBN. Lifting minyak juga sudah hampir mendekati. Insya Allah, kita bisa capai target nasional,” tegasnya.