Libur Long Weekend, Jasa Marga: Ada Peningkatan Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat
Total ada sebanyak 199.056 kendaraan atau meningkat 8,56 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 183.367 kendaraan.
Libur panjang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 menyebabkan adanya lonjakan lalu lintas di sejumlah ruas tol utama. Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat adanya peningkatan volume lalu lintas pada Kamis 4 September 2025 di sekitar Jalan Tol Jabodetabek dan Jawa Barat.
Total ada sebanyak 199.056 kendaraan atau meningkat 8,56 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 183.367 kendaraan transaksi yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara International Soekarno Hatta, arah Merak dan arah Puncak melalui empat Gerbang Tol (GT).
Rinciannya, di Gerbang Tol (GT) Cengkareng terdapat peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 2,66 persen atau sebanyak 78.990 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 76.941 kendaraan.
Kedua, di Gerbang Tol Benda Utama juga terjadi peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 12,45 persen atau sebanyak 28.757 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 25.573 kendaraan.
Peningkatan Kendaraan Selanjutnya
Ketiga, di GT Cikupa juga ada peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak sebesar 0,40 persen atau sebanyak 48.410 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 48.215 kendaraan.
Keempat, di GT Ciawi 1 juga terjadi peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 31,44 persen atau sebanyak 42.899 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 32.638 kendaraan.
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, terpantau volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek juga mengalami peningkatan. Tercatat, total ada sebanyak 72.076 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 12,30 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 64.180 kendaraan.
"Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta, tercatat ada peningkatan volume lalu lintas total sebanyak 59.156 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 6,46 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 55.566 kendaraan," kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan, dikutip Jumat (5/9).
Menurutnya, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi dan GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi.
Rincian Distribusi Kendaraan
Di GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 35.655 kendaraan menuju wilayah Rancaekek atau Garut meninggalkan Bandung dan sekitarnya melalui GT Cileunyi.
"Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 15,78 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 30.796 kendaraan,” kata Widiyatmoko.
Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat 29.037 kendaraan atau naik sebesar 6,72 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.208 kendaraan.
Lalu, di GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi volume lalu lintas transaksi menuju Kota Bandung tercatat 36.421 kendaraan atau naik sebesar 9,10 persen dari lalin normal sebanyak 33.384 dan volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 30.119 kendaraan atau naik sebesar 6,21 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.358 kendaraan.
Oleh sebab itu, Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
"Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan 1 e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, 1 e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar," tutupnya.