Ketersediaan BBM dan LPG Lebaran: Pertamina Jamin Pasokan Aman di Sulawesi
Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas memastikan ketersediaan BBM dan LPG Lebaran Idul Fitri 1447 H di Sulawesi aman terkendali, menghilangkan kekhawatiran masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) secara resmi menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji (LPG) menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Sulawesi. Antisipasi komprehensif telah dilakukan sejak awal Ramadan untuk memastikan pasokan energi esensial ini tercukupi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir mengenai pasokan BBM dan LPG. Menurutnya, seluruh kebutuhan telah diantisipasi dengan matang dan dipastikan akan mencukupi sepanjang periode perayaan. Jaminan ini diberikan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah di bulan suci dan merayakan Lebaran bersama keluarga dengan tenang, baik di kampung halaman maupun di perkotaan.
Kesiapan pasokan ini sangat didukung oleh peran strategis Integrated Terminal Makassar yang berfungsi sebagai tulang punggung distribusi energi. Terminal ini memegang peranan vital dalam menopang distribusi energi nasional, khususnya di wilayah Sulawesi, dengan menyumbang hampir 60 persen dari total suplai BBM di kawasan tersebut.
Strategi Komprehensif Pertamina Amankan Pasokan Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga telah menerapkan strategi antisipasi kebutuhan energi secara proaktif, dimulai sejak awal bulan Ramadan hingga puncak perayaan Idul Fitri tahun ini. Langkah ini mencakup serangkaian persiapan di seluruh rantai pasok, dari hulu hingga hilir, guna memastikan tidak ada kendala signifikan dalam distribusi energi.
Selain fokus pada ketersediaan BBM dan LPG, Pertamina juga melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kesiapan layanan avtur di Aviation Fuel Terminal Hasanuddin, Makassar. Peninjauan ini sangat penting mengingat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan salah satu hub penerbangan utama di Kawasan Indonesia Timur, yang akan melayani lonjakan penumpang selama arus mudik.
Untuk memperkuat pengawasan distribusi energi dan memastikan ketersediaan BBM serta LPG tetap terjaga, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI). Satgas ini bertugas mengawasi secara ketat seluruh proses distribusi dan menyiapkan berbagai layanan tambahan guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Layanan tambahan yang disiapkan oleh Satgas RAFI mencakup penambahan jam operasional, penyediaan SPBU kantong, hingga layanan pesan antar untuk area-area terpencil atau yang sulit dijangkau, memastikan akses energi tetap optimal bagi masyarakat.
Jaminan Pemerintah dan Imbauan untuk Tidak Panik
Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, bersama timnya telah melakukan serangkaian peninjauan lapangan. Mereka mengecek kualitas dan kuantitas BBM di beberapa SPBU strategis di Makassar, seperti SPBU Jalan Ratulangi dan SPBU Jalan Urip Sumoharjo, serta pangkalan LPG di SPBU setempat.
Kunjungan tim Satgas dari Kementerian ESDM ke Kota Makassar ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi ketersediaan BBM maupun elpiji. Hal ini dilakukan demi memastikan dan meyakinkan bahwa seluruh infrastruktur distribusi serta pasokan energi berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi Lebaran serta arus mudik tahun ini.
Mahmud Lubis menyampaikan bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan stok energi di Sulawesi Selatan dan sekitarnya berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia menegaskan tidak ada indikasi kelangkaan energi yang berarti, dan stok yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga periode Lebaran berakhir.
Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi pasokan dan harga minyak mentah global, Mahmud Lubis menekankan agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Ia memastikan bahwa stok energi nasional masih mencukupi, dan secara spesifik, harga LPG di wilayah Sulawesi juga tidak mengalami kenaikan. Masyarakat diimbau untuk membeli BBM maupun gas elpiji sewajarnya saja, tanpa perlu melakukan pembelian dalam jumlah besar secara berlebihan.
Sumber: AntaraNews