Jasa Marga Kebut Perbaikan Tol Rampung 13 Maret Sebelum Arus Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga percepat perbaikan Tol Japek, Jakarta-Tangerang, dan Cipularang jelang mudik Lebaran 2026.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprioritaskan perbaikan pada tiga ruas tol utama menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Ketiga ruas tersebut adalah Tol Jakarta–Cikampek, Jakarta–Tangerang, dan Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang).
Perhatian khusus diberikan karena kondisi kemantapan jalan di beberapa titik pada ruas tol tersebut dinilai belum sepenuhnya optimal. Sejumlah bagian jalan masih ditemukan permukaan yang tidak rata hingga lubang.
Berdasarkan data internal mereka, progres perbaikan pada Tol Jakarta–Cikampek telah mencapai sekitar 94 persen. Sementara itu, progres di Tol Jakarta–Tangerang berada di kisaran 93 persen dan Tol Cipularang sekitar 92 persen.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan proses perbaikan jalan di ketiga ruas tol tersebut menghadapi tantangan besar karena tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.
"Jadi Jakarta-Tangerang atau Janger, Jakarta-Cikampek atau Japek, maupun Cipularang merupakan ruas yang trafiknya cukup tinggi, hampir di atas 400 ribuan per hari. Seperti contoh, Japek itu satu menitnya saja 331 kendaraan yang lewat," ujarnya di Kantor JMTC, Jatiasih, Bekasi, dikutip Rabu (11/3/2026).
Perbaikan Dilakukan saat Trafik Padat
Tingginya volume kendaraan membuat proses pengerjaan jalan tidak dapat dilakukan secara leluasa. Menurut Rivan, penentuan waktu pengerjaan atau window time menjadi cukup sulit karena lalu lintas di ketiga ruas tol tersebut hampir selalu padat.
Selain mempertimbangkan kondisi lalu lintas, Jasa Marga juga harus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Korlantas Polri dan pemerintah daerah setempat sebelum melakukan pekerjaan konstruksi.
"Dan biasanya begitu kepadatannya sangat mengganggu, maka akan diminta terutama kalau yang bisa diberhentikan, diberhentikan. Jadi sekarang kita kerjakan mulai tidak malam saja, tapi siangnya terpaksa. Jadi mohon maaf selalu ada yang sempat komplain soal itu," ungkapnya.
Target Rampung Sebelum Arus Mudik
Jasa Marga menargetkan seluruh proses perbaikan jalan pada ruas tol yang dikelola perusahaan dapat diselesaikan sebelum periode mudik dimulai.
"Jadi ini enggak usah khawatir, kita pada 13 Maret akan selesai dan pada waktu nanti juga tidak ada pengerjaan. Tetapi kalau seandainya masih ada yang lubang-lubang yang sifatnya minor tetap harus dilakukan penutupan," kata dia.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum sebelumnya mencatat terdapat 1.843 titik temuan terkait kondisi jalan tol yang perlu ditindaklanjuti. Jasa Marga menyebut sebanyak 1.783 temuan atau sekitar 97 persen di antaranya telah ditangani.
Perbaikan dilakukan dengan berbagai metode, di antaranya teknik patching serta scrapping filling overlay untuk memperbaiki permukaan jalan yang mengalami kerusakan.