HFLA Bali Kirim Peserta ke Kompetisi Hotel Front Liners Internasional di Prancis
Peserta yang bernama Ni Wayan Yustia Winarti dari The Sanctoo Suite & Villa sebelumnya telah memenangkan kompetisi di tingkat nasional.
Peserta yang bernama Ni Wayan Yustia Winarti dari The Sanctoo Suite & Villa sebelumnya telah memenangkan kompetisi di tingkat nasional.
HFLA Bali Kirim Peserta ke Kompetisi Hotel Front Liners Internasional di Prancis
Setelah sukses menggelar kompetisi “Receptionist of The Year 2023” atau ROTY 2023, Organisasi Hotel Front Liners Association Bali (HFLA) Bali kini tengah mempersiapkan pengiriman peserta kompetisi di tingkat internasional yang bertempat di Nice, Perancis.
“Yang kita kirim adalah pemenang pada tahun 2022 dan kompetisi akan berlangsung pada bulan Februari 2024,” kata Ketua HFLA Bali, I Gusti Ngurah Putu Yudy Suardana, Sabtu (25/11) saat acara pengumuman hasil ROTY 2023 di kampus Meditterrania, Bali.
Peserta yang bernama Ni Wayan Yustia Winarti dari The Sanctoo Suite & Villa
sebelumnya telah memenangkan kompetisi di tingkat nasional.
“Pengiriman itu diharapkan akan memacu semangat peserta untuk terus berkompetisi sehingga kualitas SDM hotel di Bali akan tetap terjaga,” katanya.
Sementara itu ROTY 2023 telah dimenangkan oleh Putu Laura Prayusta dari Adiwana Bisma, Ubud yang juga memenangi kategori writing test dann best presentation. Runner up disabet oleh I Putu Jodi Juliana dari Adiwana Suweta dan Kadek Krisna Wijaya dari Fiveelements Retreat Bali
Putu Laura mengaku cukup terkejut dengan kemenangan itu meski dia sebelumnya telah berlatih keras untuk penampilannya di ajang ini, Dia sendiri sudah menjadi resepsionis sejak menjalani training di tahun 2021 dilanjutkan sebagai pekerja Daily Wotker selama 1 tahun dan kini menjadi karyawan sejak bulan Maret 2023.
“Saya berharap akan lebih berprestasi lagi di tingkat nasional dan semoga bisa sampai di tingkat internasional,” sebutnya yang mengalahkan 51 peserta lainnya di ajang itu.
Terkait kompetisi tersebut, Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali IGN Ray Suryawijaya menyatakan, profesi frontliners adalah posisi yang menentukan dalam menunjukkan citra pariwisata Bali. Jenjang ini juga bisa menjadi awal untuk karir yang lebih bagus di dunia perhotelan.
“Syaratnya harus mau belajar dan bekerja keras. Juga usahakan untuk menguasai bahasa asing lebih dari satu,” katanya.
Mengenai kualitas SDM Bali, kata dia, sebenarnya tak perlu diragukan lagi dari segi hospitality maupun indikator lainnya.
SDM Bali juga mampu bersaing dengan ekspatriat yang mencari kerja di Bali hanya dengan mengandalkan kemampuan bahasa asingnya. “Kualitas itu tentu harus didukung dengan attitude yang baik serta disiplin yang tinggi,” tegasnya.