Wamendikdasmen Dorong Lulusan LKP Berani Taklukkan Industri Global
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) mendorong para lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk berani menaklukkan industri global dengan bekal pengalaman internasional yang berharga.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat meminta para lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) agar mampu menaklukkan industri global. Pernyataan motivasi ini disampaikan dalam acara pelepasan lulusan LKP se-Provinsi Bali.
Lebih dari seribu murid secara resmi dilepas untuk memulai karier profesional di berbagai negara. Destinasi mereka meliputi Amerika Serikat, Jepang, Turki, hingga berbagai negara di Eropa.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni keberangkatan, melainkan bukti nyata transformasi pendidikan nonformal di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Wamendikdasmen Atip Latipulhayat berharap kontribusi dan pengalaman internasional yang didapatkan akan dipersembahkan demi kemajuan negeri.
Konsistensi LKP Cetak SDM Unggul
Penanggung Jawab LKP Overseas Training Center (OTC) Bali, I Wayan Rediyasa, menyoroti pencapaian ini sebagai buah dari konsistensi lembaga. LKP secara gigih mendidik para murid agar kompetensinya sejalan dengan kebutuhan industri global.
Fokus utama LKP OTC adalah di bidang perhotelan, dengan rutin melatih peserta didik sesuai standar industri. Tahun lalu, LKP OTC berhasil mengirim 3.000 lulusan ke luar negeri, dan tahun ini terdapat 1.000 lulusan untuk gelombang pertama.
Direktur LKP OTC Denpasar, Ngakan Putu Perwita, menambahkan bahwa kunci keberhasilan penyerapan tenaga kerja ini terletak pada struktur program yang intensif. Selama satu tahun, para murid menjalani enam bulan pembelajaran teori di kampus dan enam bulan praktik kerja nyata atau magang.
Strategi ini terbukti sangat efektif, terbukti dari banyaknya murid yang langsung mendapatkan tawaran posisi permanen oleh perusahaan. Tawaran ini bahkan datang sebelum masa magang mereka selesai, menunjukkan kualitas kinerja yang diakui industri. Jurusan kuliner dan tata graha (housekeeping) saat ini menjadi yang paling diminati, baik untuk penempatan di hotel berbintang maupun kapal pesiar mewah.
Kisah Inspiratif dari Lulusan LKP
Kisah inspiratif datang dari Ni Komang Sinta Ami, lulusan jurusan kuliner dari OTC Klungkung, yang akan segera berangkat pada Maret 2026. Gadis yang mengambil program Diploma 2 ini menghadapi tantangan besar saat beralih dari jurusan front office saat SMK ke bidang kuliner di LKP.
Selama pelatihan, Sinta digembleng melalui teori dan praktik intensif demi mengasah hobinya memasak menjadi keahlian profesional. Ia mengakui bahwa dunia dapur itu keras, membutuhkan mental dan fisik yang kuat untuk menghadapinya.
Sinta menekankan pentingnya tidak membawa perasaan atau terlalu sensitif dalam lingkungan kerja yang dinamis tersebut. Ia mengaku sangat terbantu oleh pelatihan di OTC yang memberikan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan. Motonya hanya satu: siap tidak siap, harus siap.
Bagi Leo, lulusan LKP Taruna Samudra, kesempatan bekerja di mancanegara telah mewujudkan mimpi yang telah lama ia rawat. Pemuda yang dijadwalkan berangkat ke Turki pada Februari 2026 untuk bekerja di sektor perhotelan ini mengakui langkah strategisnya.
Leo menyatakan bahwa bergabung dengan LKP adalah cara terbaik untuk mengejar mimpinya berkarier di luar negeri. Manfaat paling nyata yang ia rasakan adalah pelatihan pariwisata yang lebih mendalam, serta kepemilikan sertifikat dan akses legal untuk bekerja di luar negeri.
Sumber: AntaraNews