Bupati Tala Berangkatkan Pekerja Tanah Laut ke Jepang, Tingkatkan SDM dan Daya Saing Global

Empat pekerja muda dari Tanah Laut diberangkatkan ke Jepang untuk pendidikan dan kerja. Program ini menjadi langkah konkret Pemkab Tala dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing Pekerja Tanah Laut ke Jepang di kancah internasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Tala Berangkatkan Pekerja Tanah Laut ke Jepang, Tingkatkan SDM dan Daya Saing Global
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberangkatkan empat Tenaga Kerja Tanah Laut Jepang hasil pelatihan LPK PISCO, menandai langkah konkret peningkatan kualitas SDM daerah dan pembukaan akses kerja global. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, memberangkatkan empat tenaga kerja muda untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di Jepang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Keempat peserta ini telah menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan di LPK Pusat International Study Connect (PISCO) sebelum keberangkatan mereka.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, secara langsung melepas para peserta di Pelaihari pada hari Rabu, menegaskan komitmen Pemkab Tala dalam membuka akses kerja luar negeri berbasis kompetensi. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penempatan, tetapi juga memastikan kesiapan keterampilan dan mental para pekerja untuk bersaing di pasar global.

Adalah Dwi Muhammad Nur Hilmi, M. Rezha Firmansyah, Dini Sandiri, dan Noor Rifatul Azizah, empat individu terpilih yang akan menjadi duta daerah di Negeri Sakura. Mereka akan menjalani program pendidikan dan kerja yang diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing tenaga kerja dari Tanah Laut.

Sebelum diberangkatkan, para peserta telah dibekali dengan kemampuan bahasa Jepang yang memadai, mencakup level dasar hingga menengah. Ini termasuk penguasaan percakapan sehari-hari serta pemahaman mendalam tentang budaya kerja di Jepang. Pembekalan ini krusial untuk adaptasi mereka di lingkungan baru.

Bupati Rahmat Trianto menjelaskan bahwa keempat peserta telah menguasai keterampilan Kaiwa level N4, memahami budaya Jepang, serta mahir dalam huruf Hiragana, Katakana, dan ratusan Kanji. Persiapan ini menunjukkan keseriusan program dalam memastikan para pekerja memiliki fondasi yang kuat.

Pelatihan intensif selama tiga bulan di LPK PISCO menjadi pondasi utama bagi kesiapan mereka. Kurikulum yang dirancang tidak hanya fokus pada aspek bahasa, tetapi juga pada etos kerja dan disiplin yang tinggi, sesuai dengan standar yang diharapkan di Jepang.

Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap Pekerja Tanah Laut ke Jepang yang diberangkatkan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang Pemkab Tala untuk meningkatkan kualitas SDM dan membuka peluang karir global bagi warganya.

Setibanya di Jepang, para peserta akan melanjutkan pelatihan selama enam bulan hingga satu tahun untuk memperdalam kemampuan bahasa dan teknis pekerjaan sebagai kaigo atau caregiver. Ini adalah fase krusial untuk mengasah keahlian mereka sebelum terjun ke dunia kerja profesional.

Mereka dijadwalkan akan menjalani pendidikan di lembaga ternama seperti Nara Higashi Kokusai Kaigo Fukushishi Gakuen di Nara dan Ohara Gakuen di Osaka. Lembaga-lembaga ini dikenal memiliki standar pendidikan tinggi di bidang perawatan, menjamin kualitas pelatihan yang diterima oleh para Pekerja Tanah Laut ke Jepang.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para pekerja akan dikontrak selama lima tahun, dengan potensi perpanjangan kontrak berdasarkan kinerja mereka. Ini menawarkan stabilitas karir dan kesempatan untuk mengembangkan diri secara profesional di Jepang.

Program ini tidak berhenti pada empat peserta ini saja; direncanakan pada September 2026, empat peserta lagi akan menyusul untuk studi, magang, dan bekerja di Jepang. Ini menunjukkan keberlanjutan dan komitmen Pemkab Tala terhadap program peningkatan SDM ini.

Bupati Rahmat Trianto berharap para peserta mampu membawa nama baik daerah selama berada di luar negeri. Mereka diharapkan dapat menunjukkan etos kerja dan disiplin tinggi, menjadi representasi positif dari Tanah Laut di kancah internasional.

Inisiatif ini dinilai sebagai strategi berkelanjutan dalam menekan angka pengangguran di Tanah Laut. Dengan membuka akses ke pasar kerja global, Pemkab Tala memberikan solusi konkret bagi pencari kerja yang memiliki potensi dan kemauan untuk berkembang.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di pasar global. Pengalaman dan keahlian yang diperoleh di Jepang akan menjadi bekal berharga bagi para Pekerja Tanah Laut ke Jepang, baik saat berkarir di sana maupun jika kembali ke tanah air.

Kesuksesan program ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pemuda di Tanah Laut untuk mengembangkan diri dan meraih peluang di kancah internasional. Ini adalah langkah maju bagi pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi