Genjot Kualitas SDM, IWIP dan Weda Bay Nickel Sebar Beasiswa untuk Generasi Muda
Sejak diluncurkan pada tahun 2021, Program Beasiswa Weda Bay menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas SDM.
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama Weda Bay Nickel (WBN) mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), salah satunya melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Maluku Utara dan berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari jenjang sarjana di dalam negeri hingga kesempatan menempuh pendidikan magister di luar negeri. Perusahaan berupaya memperluas akses pendidikan sekaligus mencetak generasi muda unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Sejak diluncurkan pada tahun 2021, Program Beasiswa Weda Bay menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi bagi generasi Maluku Utara. Program ini menyasar mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hingga saat ini, sedikitnya 92 mahasiswa telah menerima manfaat dari Program Beasiswa Weda Bay.
Manager Hubungan Eksternal PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Lukman Hakim mengatakan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
"Pengembangan sumber daya manusia merupakan pondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa. Melalui berbagai program pendidikan yang IWIP dan WBN jalankan, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6).
Salah satu penerima Program Beasiswa Weda Bay, Salsabilah Irwan, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Khairun, mengaku bantuan pendidikan tersebut sangat membantu dirinya dalam menjalani perkuliahan.
"Bantuan ini sangat meringankan beban orang tua dan membuat saya bisa lebih fokus menjalani perkuliahan. Saya berharap semakin banyak generasi muda di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur yang berani melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-citanya," ujarnya.
Kerja Sama Indonesia - China
Selain mendukung pendidikan tinggi di tingkat sarjana, IWIP melalui Eternal Tsingshan Group bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga mendukung program pendidikan magister di University of Science and Technology Beijing (USTB), China. Program tersebut memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus memperluas wawasan di bidang sains, teknologi, dan industri.
Program kerja sama pendidikan Indonesia–China tersebut telah berjalan sejak 2024 dan membuka kesempatan bagi 20 peserta setiap tahunnya untuk menempuh studi di USTB. Pada angkatan pertama tahun 2024, sebanyak 20 mahasiswa menerima beasiswa tersebut, sementara pada angkatan kedua sebanyak 16 mahasiswa terpilih untuk melanjutkan pendidikan. Saat ini, proses wawancara tengah berlangsung untuk menjaring peserta angkatan ketiga.
Salah satu penerima program tersebut adalah Aditya Risvan Riansah, mahasiswa asal Boyolali, Jawa Tengah, yang saat ini tengah menempuh tahun kedua Program Magister di University of Science and Technology Beijing (USTB).
Menurut Aditya, program beasiswa tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari langsung ekosistem industri dan inovasi yang mendukung perkembangan sektor hilirisasi mineral serta transisi energi.
"Melalui program ini, saya tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi teknis di bidang metalurgi dan hidrometalurgi, tetapi juga kesempatan untuk belajar dari lingkungan akademik dan industri yang mendorong inovasi, kolaborasi riset, serta pemecahan masalah. Pengalaman tersebut membentuk pola pikir yang lebih adaptif dan berorientasi pada solusi," ujarnya.