Kawasan Industri IWIP Ikut Buka Lowongan Kerja, Target Serap 100.000 Tenaga Kerja Hingga Awal 2026
Keikutsertaan IWIP dalam Job Fair 2025 merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap penguatan sektor ketenagakerjaan nasional.
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mendukung program pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan bursa kerja atau Job Fair 2025 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
General Manager External Relations IWIP, Yudhi Santoso mengatakan, keikutsertaan IWIP dalam Job Fair 2025 merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap penguatan sektor ketenagakerjaan nasional.
PT IWIP sendiri merupakan kawasan industri nikel terintegrasi pertama di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Pada Job Fair 2025, IWIP membuka 70 lowongan kerja dari 5.000 rencana perekrutan tahun ini sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Kami menargetkan penyerapan mencapai 100.000 tenaga kerja hingga awal tahun 2026, seiring dengan terus berkembangnya kawasan industri," kata Yudhi dikutip dari Antara, Selasa (27/5).
Adapun kegiatan Job Fair 2025 bertajuk 'Golden Generation, Shape the Nation' tersebut diselenggarakan pada 22–23 Mei 2025 di Gedung Kemnaker, Jakarta.
Selama pameran berlangsung, IWIP membuka sejumlah lowongan kerja untuk posisi di kantor pusat di Jakarta dan lokasi kawasan IWIP di Halmahera Tengah. Kesempatan tersebut terbuka untuk masyarakat, terutama generasi muda yang ingin terlibat dalam industri hilirisasi nikel di kawasan industri Weda bay.
Perkuat Sinergi Industri, Masyarakat dan Pemerintah
Yudhi juga menambahkan bahwa IWIP berharap keterlibatan dalam bursa kerja itu dapat memperluas akses terhadap kesempatan kerja, memperkuat sinergi antara industri, masyarakat, dan pemerintah serta berkontribusi langsung terhadap pembangunan ketenagakerjaan nasional.
Dia mengaku sejak mulai beroperasi pada Agustus 2018, IWIP telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia hingga awal tahun 2025.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.
"Kami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang setara, adil, dan transparan dalam mendapatkan pekerjaan serta akses terhadap kesejahteraan dan jaminan sosial," kata Yassierli.
Dia mengatakan kegiatan Job Fair 2025 merupakan bagian dari upaya menuju pertumbuhan inklusif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.