Nickel Industries dan UNHAS Luncurkan Program Beasiswa Morowali, Perluas Akses Pendidikan Lokal
Nickel Industries bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) meluncurkan program Beasiswa Morowali bagi mahasiswa di Morowali, Sulawesi Tengah, untuk memperluas akses pendidikan dan membangun sumber daya manusia lokal.
Nickel Industries, bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS), telah meluncurkan program beasiswa sarjana yang ditujukan bagi pelajar di Morowali, Sulawesi Tengah. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan serta membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal di wilayah pertambangan dan industri. Program ini merupakan komitmen berkelanjutan dari perusahaan untuk mendukung pengembangan komunitas di area operasionalnya.
Chief Operating Officer Nickel Industries, Tony Green, menyatakan bahwa program ini secara khusus menyasar pemuda di Bungku Pesisir dan Bahodopi. Kolaborasi antara industri dan universitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat keterampilan lokal. Tony Green menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari produksi, tetapi juga dari dampak nyata yang diciptakan bagi masyarakat melalui akses pendidikan berkualitas.
Perusahaan memandang investasi pada manusia sebagai kunci utama dengan membuka akses pendidikan, membangun kapasitas pemuda, dan mendukung pembangunan jangka panjang di wilayah pertambangan. Program beasiswa ini akan memberikan pendanaan penuh selama empat tahun dan melibatkan peserta dalam program pengembangan soft-skills. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat.
Membangun SDM Lokal Melalui Beasiswa Morowali
Program beasiswa sarjana yang diluncurkan oleh Nickel Industries dan UNHAS menegaskan komitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Inisiatif ini berfokus pada pembangunan kapasitas SDM lokal di daerah Morowali yang merupakan pusat pertambangan dan industri. Tujuannya adalah menciptakan dampak sosial jangka panjang yang signifikan di area operasional perusahaan.
Tony Green, Chief Operating Officer Nickel Industries, menjelaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya terbatas pada pencapaian produksi. Lebih dari itu, perusahaan berupaya menciptakan dampak komunitas yang nyata melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas. Investasi pada pengembangan SDM dianggap sebagai langkah krusial untuk membuka peluang pendidikan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pertambangan.
Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan lokal dan meningkatkan kualitas pendidikan di Morowali. Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi pada kemajuan daerah. Nickel Industries percaya bahwa pendidikan adalah fondasi bagi kemajuan dan pembangunan suatu wilayah.
Dukungan Penuh dan Seleksi Ketat dari UNHAS
Penerima Beasiswa Morowali akan mendapatkan dukungan finansial penuh selama empat tahun masa studi mereka. Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan soft-skills yang esensial untuk mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat. Hal ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pengembangan potensi mahasiswa.
Direktur Pendidikan Universitas Hasanuddin, Risma I Maulany, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi. Selain itu, program ini juga mendorong pemerataan kualitas pendidikan di berbagai wilayah, termasuk Morowali. UNHAS berperan aktif dalam mendukung seluruh proses seleksi dan memantau perkembangan akademik para penerima beasiswa.
Risma juga menyoroti keberhasilan beberapa mahasiswa sebelumnya yang telah menunjukkan hasil gemilang, termasuk satu orang yang berhasil mendapatkan kesempatan magang satu tahun penuh di Jepang dengan biaya ditanggung. Ini menjadi bukti nyata kualitas dan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa dari Morowali. UNHAS secara aktif mendorong siswa lokal untuk mendaftar dan memanfaatkan kesempatan berharga ini.
Jadwal Pendaftaran dan Kriteria Beasiswa Morowali
Proses pendaftaran untuk program Beasiswa Morowali dibuka mulai tanggal 7 hingga 21 Mei 2026. Setelah periode pendaftaran, akan dilanjutkan dengan skrining administrasi pada tanggal 22 hingga 25 Mei. Tes tertulis dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Juni, dengan seluruh tahapan seleksi dikelola secara independen oleh UNHAS untuk menjamin transparansi dan objektivitas.
Program ini terbuka bagi siswa dari sembilan desa di area pertambangan Hengjaya Mineralindo dan empat desa di area Sampala Project. Selain itu, siswa dari SMAN 1 Bahodopi, SMKS Al Khairaat Bahodopi, dan SMAN 1 Bungku Pesisir juga memenuhi syarat untuk mendaftar. Pada tahun 2026, Nickel Industries akan memberikan beasiswa penuh kepada 10 siswa terbaik dari Morowali untuk menempuh pendidikan di UNHAS.
Beasiswa ini mencakup 15 bidang studi yang relevan dengan kebutuhan industri dan potensi ekonomi regional. Beberapa di antaranya adalah teknik pertambangan, teknik lingkungan, dan teknik metalurgi. Pilihan program studi ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja dan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah.
Sumber: AntaraNews