Daftar Petinggi Danantara yang Merangkap Jabatan
Masalah rangkap jabatan oleh petinggi Danantara akan dibahas lebih lanjut.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo buka suara terkait persoalan rangkap jabatan pejabat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Salah satunya Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria yang sekaligus menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara.
Pria yang akrab disapa Tiko menyebut, jika persoalan rangkap jabatan pejabat tinggi Danantara akan dibahas lebih lanjut. Saat ini, pihaknya belum membahas persoalan rangkap jabatan tersebut.
"(Rangkap jabatan) itu nanti tanya belakangan aja, belum ada ini," ujar Tiko kepada awak media di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/2).
Terkait tugas Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara. Tiko bilang, Erick Thohir akan bertugas membantu kesiapan perusahaan BUMN masuk dalam ekosistem Danantara.
"Ya di undang-undang Menteri BUMN nanti harus membantu danantara, untuk men set-up (mempersiapkan) operasinya," tegasnya.
Harus Diisi Profesional Jangan Terafiliasi Politik
Sebelumnya, Kepala Center of Industry, Trade, and Investment dari Investment Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho mengingatkan jika Danantara harus diisi dari kalangan profesional, bukan politik.
"Kepala Badan serta Jajaran Direksi Danantara harus diisi oleh profesional yang tidak terlibat pada kepentingan politik praktis," ujarnya saat dikonfirmasi Merdeka.com di Jakarta, Senin (24/2)
Dia membeberkan sejumlah risiko yang terjadi jika pemerintah salah memilih Kepala Badan serta Jajaran Direksi Danantara. Risiko pertama ialah potensi kaburnya investasi asing dari pasar modal Indonesia.
Apalagi, tujuh perusahaan BUMN anggota Danantara memiliki pasar saham yang besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Andry, saham milik perusahaan bank BUMN paling rentan terdampak kebijakan Danantara.
Berikut adalah susunan pengurus Danantara:
- Kepala Danantara: Rosan Roeslani
- Ketua Dewan Pengawas: Erick Thohir (Menteri BUMN)
- Wakil Ketua Dewan Pengawas: Muliaman Hadad
- Holding Investasi: Pandu Sjahrir
- Holding Operasional: Donny Oskaria (Wakil Menteri BUMN)